Level Marc Marquez Ketinggian, Gresini Ngaku Tadinya Tak Kepikiran Mau Kerja Sama
Anindhya Danartikanya | 17 Januari 2024 10:53
Bola.net - CEO Gresini Racing, Nadia Padovani, mengakui bahwa status delapan kali juara dunia membuat Marc Marquez tak masuk dalam daftar incaran tim satelit seperti skuadnya di MotoGP. Pasalnya, sudah sewajarnya pembalap dengan level setinggi Marquez memilih membela sebuah tim pabrikan.
Nyatanya, Marquez lah yang mendekati Gresini usai empat musim yang kelam di Repsol Honda. Lewat Corriere della Sera, Jumat (12/1/2023), Padovani mengakui bahwa menaungi rider sekaliber Marquez sulit dipercaya, sampai akhirnya ia mengendarai Desmosedici di tes Valencia pada November 2023.
"Rasanya seperti mimpi memiliki Marc. Saya baru percaya hanya ketika melihatnya berkendara di tes Valencia. Bahkan sampai sekarang rasanya masih tidak nyata bagi saya. Namun, ia memang bersama kami," ungkap Padovani, usai Marquez mencatatkan waktu tercepat keempat dalam tes itu.
Sabar Menunggu Marc Marquez Dilepas Honda

Meski begitu, menggaet seorang delapan kali juara dunia seperti Marquez tak pernah terpikirkan oleh tim independen seperti Gresini. Apalagi tadinya Marquez masih menyisakan kontrak semusim di Honda. Proses pelepasan Marquez dari Honda juga tidak mudah, tetapi Padovani memilih sabar menunggu.
"Kami takkan pernah berusaha memburunya. Manajernya yang menghubungi kami, tapi ia punya kontrak dengan Honda sampai akhir 2024. Tantangannya tidak sedikit. Saya bilang kepada orang tua saya, 'Mari kita coba dan tunggu'. Saya tentu sangat menginginkannya. Saya yakin sampai akhir, dan semua terwujud," ujarnya.
Bukan Kebetulan, Prestasi Tim Membuktikan

Di lain sisi, Padovani juga yakin kedatangan Marquez ke skuadnya bukan kebetulan. Menurutnya, portofolio skuadnya di Moto3, Moto2, dan MotoGP lewat berbagai rider sudah membuktikan mereka bukan tim ecek-ecek. Apalagi, Enea Bastianini mengakhiri musim 2022 di peringkat ketiga bersama mereka.
"Kami profesional, dan hasil yang diraih rider-rider lain dalam beberapa tahun terakhir bicara sendiri soal kami. Jika tidak, Marc takkan datang. Jelas fakta bahwa adiknya, Alex, sudah bersama kami juga berpengaruh. Usai balapan, Alex pulang dengan senyuman dan bercerita pada Marc," tutupnya.
Sumber: Corriere della Sera
Baca juga:
Fabio di Giannantonio vs Marco Bezzecchi: Rivalitas Sengit Tingkat Nasional Berlanjut di MotoGP
Fabio Quartararo Butuh Bukti Janji Yamaha: Jangan Manis di Awal Cuma demi Kontrak Baru
Fabio Quartararo Sebut Kontrak Barunya Tergantung Kerja Keras Yamaha Benahi Motor
Para Rider Ducati MotoGP dan WorldSBK Bakal Tes di Portimao, Marc Marquez Jajal Panigale V4
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











