Lima Rival Komentari Performa Gemilang Rossi di Aragon
Anindhya Danartikanya | 25 September 2017 11:20
Bola.net - - Lima rival terkuat Valentino Rossi, melontarkan pujian atas performa gemilangnya di MotoGP Aragon, Spanyol pada hari Minggu (24/9), di mana rider Movistar Yamaha MotoGP ini finis kelima dengan dirundung cedera patah kaki kanan yang belum sembuh total.
The Doctor yang mengalami patah tulang fibula dan tibia akibat kecelakaan enduro pada 31 Agustus, tak diduga-duga menjalani masa pemulihan yang lebih cepat. Diprediksi butuh 30-40 hari istirahat, Rossi malah sukses menjalani uji coba sekaligus tes fisik dengan YZF-R1M di Misano, San Marino hanya 18 hari usai kecelakaan.
Dalam uji coba ini, Rossi mengaku tak terlalu kesakitan, dan tim dokter di Italia memperbolehkannya pergi ke Aragon. Dinyatakan fit turun lintasan oleh tim dokter sirkuit, Rossi pun kembali beraksi hanya tiga pekan usai kecelakaan, dan langsung menggebrak dengan start dari posisi ketiga.
Dalam balapan, Rossi menjalani start dengan baik dan langsung menduduki posisi kedua pada lap pertama, menempel ketat rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo selama 12 lap. Namun rasa lelah dan ban yang drop menjegal langkahnya. Ia pun harus rela disalip oleh tiga rider lain.
Rossi pun harus puas finis kelima, tertinggal 5,8 detik dari Marc Marquez yang merebut kemenangan dan 0,5 detik dari tandemnya sendiri, Maverick Vinales yang finis keempat. Para rivalnya pun memberi opini mereka soal comeback Rossi ini.
Marc Marquez
Bahkan rasanya sudah menakjubkan melihatnya ada di sini usai mengalami patah tulang. Saya rasa sebelumnya tak ada rider yang pernah melakukannya. Juga menakjubkan melihatnya finis hanya 0,5 detik di belakang Maverick, dengan motor yang sama, dan tengah dirundung cedera. Saya rasa talentanya lah yang membuat perbedaan.
Tentu seperti yang dikatakan Marc, sudah cukup menakjubkan melihatnya pulih begitu cepat dari cedera macam itu. Jelas setiap cedera berbeda. Meski jenisnya sama, kadang Anda lama sembuh dan Anda tak tahu apa alasannya. Kadang Anda juga sembuh jauh lebih cepat. Tapi jelas ambisinya berada di sini sangatlah penting. Saat kualifikasi, ia supercepat dan hari ini ia langsung di depan sejak awal, memperebutkan kemenangan. Jadi ini sangat mengejutkan.
Jorge Lorenzo
Ia sangat mengesankan, bahkan sepanjang pekan balap. Caranya menjalani kualifikasi, terutama caranya untuk sembuh begitu mengesankan. Tubuh orang berusia 38 tahun jelas tak sama dengan tubuh orang berusia 15 tahun. Saya rasa ia merasa baikan hari demi hari, dan seperti yang dikatakan Marc, ia hanya finis 0,5 detik dari Maverick, di lintasan yang bukan favoritnya. Sangat mengesankan.
Maverick Vinales
Ia begitu kuat seperti biasanya, terutama saat balapan. Tak banyak yang bisa saya katakan tapi ia memang menjalani balapan dengan sangat baik. Saat saya melihatnya di depan, saya pikir jelas ia akan menang. Jika ia kuat sejak awal, saya bisa bayangkan ia juga bakal kuat di akhir, karena tak ada yang bisa sekuat Vale ketika menjelang finis. Tapi ritmenya mulai turun dan mengalami spin. Kami punya masalah yang sama, jadi jelas kami harus lebih baik di area itu.
Saya terkesan pada startnya, ia sangat agresif dan sangat cepat di atas ban keras. Jelas motornya bekerja sangat baik, tapi tampaknya ban mereka drop dan pada akhirnya Vale kesulitan seperti saya. Tapi dengan kondisinya, ia menjalani balapan dengan sangat baik. Saya bukan terkesan pada kecepatannya, karena jika Anda tak terlalu kesakitan, maka kecepatan takkan terpengaruh. Tapi mampu mengambil risiko, bertarung memperebutkan kemenangan dengan grip yang rendah, di mana begitu mudah melakukan kesalahan, itulah yang membuat saya terkesan pada Vale.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







