Lorenzo: Harusnya Marquez Dijatuhi Penalti
Editor Bolanet | 17 Mei 2013 18:00
- Sudah dua pekan sejak insiden kontroversial di Jerez, Spanyol terjadi, namun senggolan antara Jorge Lorenzo dan Marc Marquez masih menjadi topik panas di MotoGP Perancis akhir pekan ini.
Di tikungan terakhir Jerez, Marquez berusaha menyalip dan tak sengaja menyenggol Lorenzo untuk finis di posisi kedua. Insiden ini sempat membuat Lorenzo marah dan tak mau menjabat tangan Marquez.
Meski mengaku telah memaafkan Marquez, Lorenzo masih getol berpendapat bahwa harusnya debutan Repsol Honda itu mendapat hukuman pengurangan poin atas insiden tersebut.
Kini saya sudah lebih tenang, namun saya masih beranggapan bahwa aksi Marc terlalu agresif. Tahun ini MotoGP punya sistem hukuman poin dan saya ingin pengawas balap menggunakannya suatu saat nanti, ujar Lorenzo dalam jumpa pers hari Kamis (16/5). Memang ada kemungkinan pebalap saling bersenggolan, namun jika anda menabrak pebalap lain, maka harus ada penalti, bisa satu atau dua poin.
Dalam jumpa pers yang juga dihadiri Marquez itu, pebalap Yamaha Factory Racing tersebut menambahkan bahwa mereka sudah saling bermaafan tepat dua hari setelah MotoGP Spanyol digelar.
Saya tegaskan, saya tidak bermusuhan dengan Marc. Saya hanya berpendapat bahwa jika seorang pebalap mendapat penalti, maka cara berpikirnya akan lebih logis. Saya pernah mengalaminya pada tahun 2005. Saya melakukan kesalahan, dijatuhi penalti dan saya berubah, tutup Lorenzo. [initial]
Sumber: Crash.net (cn/kny)
Di tikungan terakhir Jerez, Marquez berusaha menyalip dan tak sengaja menyenggol Lorenzo untuk finis di posisi kedua. Insiden ini sempat membuat Lorenzo marah dan tak mau menjabat tangan Marquez.
Meski mengaku telah memaafkan Marquez, Lorenzo masih getol berpendapat bahwa harusnya debutan Repsol Honda itu mendapat hukuman pengurangan poin atas insiden tersebut.
Kini saya sudah lebih tenang, namun saya masih beranggapan bahwa aksi Marc terlalu agresif. Tahun ini MotoGP punya sistem hukuman poin dan saya ingin pengawas balap menggunakannya suatu saat nanti, ujar Lorenzo dalam jumpa pers hari Kamis (16/5). Memang ada kemungkinan pebalap saling bersenggolan, namun jika anda menabrak pebalap lain, maka harus ada penalti, bisa satu atau dua poin.
Dalam jumpa pers yang juga dihadiri Marquez itu, pebalap Yamaha Factory Racing tersebut menambahkan bahwa mereka sudah saling bermaafan tepat dua hari setelah MotoGP Spanyol digelar.
Saya tegaskan, saya tidak bermusuhan dengan Marc. Saya hanya berpendapat bahwa jika seorang pebalap mendapat penalti, maka cara berpikirnya akan lebih logis. Saya pernah mengalaminya pada tahun 2005. Saya melakukan kesalahan, dijatuhi penalti dan saya berubah, tutup Lorenzo. [initial]
Sumber: Crash.net (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25


















