Lorenzo: Jadi Tandem Marquez, Bagai Setim Lagi dengan Rossi
Anindhya Danartikanya | 24 Januari 2019 13:55
Bola.net - - Jorge Lorenzo menyatakan bahwa membela Repsol Honda dan bertandem dengan Marc Marquez di MotoGP 2019 mengingatkannya pada masa-masa dirinya bertandem dengan Valentino Rossi di Fiat Yamaha pada 2008 silam. Hal ini ia sampaikan dalam acara peluncuran tim di Madrid, Spanyol pada Rabu (23/1).
Kala itu, Lorenzo masih berusia 20 tahun, dan harus bertandem dengan Rossi yang saat itu merupakan tujuh kali juara dunia. Menurut Por Fuera, sensasi bertandem dengan Rossi dan Marquez, sungguh berbeda dengan saat ia bertandem dengan Ben Spies (Yamaha, 2011-2012) dan Andrea Dovizioso (Ducati, 2016-2017).
Kini, rider 31 tahun tersebut akan menjalani musim perdananya di Repsol Honda, bertandem dengan Marquez, yang juga sedang haus-hausnya menjadi rider terbaik. Selama enam tahun terakhir, rider 25 tahun tersebut bahkan sukses merebut lima gelar dunia di kelas tertinggi bersama pabrikan Sayap Tunggal.
"Saya pernah setim dengan Vale, Ben, Dovi dan kini Marc. Situasi ini mirip debut saya pada 2008. Saat itu Vale berada di puncak kariernya. Ia tak juara pada 2006 dan 2007, tapi ia tetap ikut memperebutkan gelar dan sangat mengenal Yamaha. Jadi kurang lebih situasinya mirip dengan sekarang. Saya datang ke tim baru, bertandem dengan Marc, rider yang sangat kuat, seorang juara dunia yang tahu banyak soal Honda," ujarnya.
Merendah, Bakal Belajar dari Marquez
Situasi ini juga membuat Lorenzo menghadapi musim 2019 dengan sikap yang sama seperti 2008. Ia mengaku sangat bangga bisa bergabung dengan Repsol Honda, salah satu tim prestisius di MotoGP, namun yakin sikap merendah sangat dibutuhkan. Ia mengakui bahwa proses adaptasi dari Ducati ke Honda takkan berjalan mulus.
"Proses adaptasi di MotoGP masa kini sangat sulit, karena motornya sangat rumit, seperti yang saya temui di Ducati. Jadi ganti motor bukan perkara simpel. Meski begitu, adaptasi saya dengan Honda, meski kala itu saya tidak fit, berjalan cukup baik di Valencia dan Jerez," ungkapnya.
Lorenzo juga mengaku dirinya harus banyak belajar dari Marquez, yang akan menjalani tahun ketujuhnya di Honda. "Jelas Marc punya keunggulan. Ia adalah rider fenomenal, dan saya harus banyak belajar darinya. Jadi saya datang ke tim dengan perasaan gembira dan bangga, tapi juga dengan sikap merendah untuk mau mencoba memahami segalanya dan meraih hasil baik," pungkas Por Fuera.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





