'Lorenzo Kini Main Lebih 'Cantik' Atasi Psywar Rossi'
Editor Bolanet | 22 Maret 2016 15:30
Rossi dan Lorenzo diketahui mengalami cekcok saat menjalani sesi latihan bebas keempat MotoGP Qatar, Sabtu (19/3) dan keduanya terlibat dalam psywar usai sesi kualifikasi, di mana Lorenzo menyatakan Rossi memperpanjang kontrak dua tahun dengan Yamaha karena tak punya pilihan, sementara Rossi mengaku yakin Lorenzo tak punya keberanian pindah ke Ducati tahun depan.
Jorge sudah membuktikan bahwa ia pebalap nomor satu. Ia menang besar meski motornya tertinggal di lintasan lurus. Ia membuat Vale tutup mulut setelah mengatakan Jorge butuh keberanian besar untuk hijrah ke Ducati. Yang paling utama, Jorge berhasil bermain lebih 'cantik' ketimbang sebelum-sebelumnya dalam perang psikologis ini, ujar Pernat.
Pernat pun mengaku kecewa melihat performa The Doctor yang gagal naik podium dan finis keempat. Menurutnya, jika Iannone tak terjatuh di lap keenam, Rossi juga akan kesulitan meraih posisi tersebut. Pernat yakin bahwa laju Rossi musim ini tak akan semulus tahun lalu.
Vale hanya sedikit membayar kerja kerasnya, yakni dengan finis keempat. Jika Andrea tidak jatuh, mungkin hasilnya tak akan sama. Musim ini akan lebih sulit ketimbang tahun lalu walau ia mengaku sangat termotivasi dan kuat. Situasi tahun lalu berbeda, saya rasa tahun ini bakal lebih berat. Tapi saya yakin ia pasti bisa tetap bertarung di depan, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Kylian Mbappe: Emangnya Cuma Kalian yang Bisa Main Kotor, Paraguay!
Piala Dunia 5 Juli 2026, 07:45
-
Lionel Messi dan Bayang-bayang Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:26
-
Man of the Match Paraguay vs Prancis: Orlando Gill
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












