Lorenzo-Marquez Kagum Performa Quartararo
Editor Bolanet | 4 Mei 2015 20:30
- Dua pebalap papan atas MotoGP, Jorge Lorenzo dan Marc Marquez mengaku kagum pada performa debutan sensasional Estrella Galicia 0.0 Moto3, Fabio Quartararo yang sukses meraih pole dan finis keempat di Jerez, Spanyol pada hari Minggu (3/5).
Quartararo memasuki ajang Grand Prix tahun ini dalam usia 15 tahun, yakni di bawah batas usia minimum 16 tahun. Dispensasi ini diberikan MotoGP setelah ia sukses memenangkan dua gelar Kejuaraan Nasional Spanyol (CEV) Moto3 2013-2014. Ia baru berulang tahun yang ke-16 pada 20 April lalu.
Lorenzo sendiri meraih podium sekaligus kemenangan perdananya di GP125 Brasil 2003 dalam usia 16 tahun 139 hari. Kala itu ia membela Derbi dan sukses mengalahkan Casey Stoner. Por Fuera pun yakin Quartararo bisa menang sebelum mencapai usia tersebut.
Pada tahun 2002, rata-rata saya hanya finis di posisi 20. Saya harus menunggu hingga GP Brasil 2003 untuk podium dan menang. Fabio baru 16 tahun, jadi ia bisa mencapai catatan saya. Ia sangat impresif, baik talenta maupun kemauannya, ujarnya kepada Speedweek.
Marquez yang bernaung di bawah manajemen yang sama dengan Quartararo senang melihat perkembangan pebalap asal Prancis itu. Kami bicara soal kemungkinannya untuk pole dan menang. Sejak ia turun di CEV, saya selalu melihat perkembangan Fabio dari dekat. Saya tahu pilihan apa saja yang ia punya, tutupnya. [initial]
(sw/kny)
Quartararo memasuki ajang Grand Prix tahun ini dalam usia 15 tahun, yakni di bawah batas usia minimum 16 tahun. Dispensasi ini diberikan MotoGP setelah ia sukses memenangkan dua gelar Kejuaraan Nasional Spanyol (CEV) Moto3 2013-2014. Ia baru berulang tahun yang ke-16 pada 20 April lalu.
Lorenzo sendiri meraih podium sekaligus kemenangan perdananya di GP125 Brasil 2003 dalam usia 16 tahun 139 hari. Kala itu ia membela Derbi dan sukses mengalahkan Casey Stoner. Por Fuera pun yakin Quartararo bisa menang sebelum mencapai usia tersebut.
Pada tahun 2002, rata-rata saya hanya finis di posisi 20. Saya harus menunggu hingga GP Brasil 2003 untuk podium dan menang. Fabio baru 16 tahun, jadi ia bisa mencapai catatan saya. Ia sangat impresif, baik talenta maupun kemauannya, ujarnya kepada Speedweek.
Marquez yang bernaung di bawah manajemen yang sama dengan Quartararo senang melihat perkembangan pebalap asal Prancis itu. Kami bicara soal kemungkinannya untuk pole dan menang. Sejak ia turun di CEV, saya selalu melihat perkembangan Fabio dari dekat. Saya tahu pilihan apa saja yang ia punya, tutupnya. [initial]
Baca Juga:
Rossi: Gelar Dunia? Tunggu MotoGP Ceko!
Soal Stoner-Pedrosa, Marquez Tolak Komentar
Honda: Stoner Masih Kandidat Pengganti Pedrosa
Rossi: 200 Podium, MotoGP 2015 Takkan Terlupakan
Marquez: Saya Pikir Bakal Seperti Argentina!
Inilah Alasan Lorenzo Tak Jadi 'Nyebur' Danau Jerez
Motor Nyaris Mati, Dovizioso Jengkel Tak Lawan Crutchlow
Iannone Akui Salah Nyalakan Sensor Kondisi Hujan
Buntuti Rossi, Espargaro Malah Kelelahan
Flu, Crutchlow Anggap Finis Keempat Sudah Maksimal
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47


















