Lorenzo Sebut Statistiknya di Ducati Lebih Baik dari Era Rossi
Anindhya Danartikanya | 13 Juni 2018 12:35
Bola.net - - Jorge Lorenzo meyakini bahwa statistik dan prestasinya selama membela Ducati Corse jauh lebih baik daripada statistik Valentino Rossi saat membela tim yang sama di MotoGP 2011-2012. Hal ini ia sampaikan kepada Motorsport.
Saat membela Tim Merah tujuh tahun lalu, Rossi memang begitu kesulitan menjinakkan Desmosedici GP11 dan GP12. Selama dua musim, ia hanya merebut tiga podium, mengalami paceklik kemenangan dan jarang bertarung di papan atas demi menapakkan kaki di podium terpuncak.
Usai dua tahun yang suram bersama pabrikan asal Borgo Panigale, Bologna, Italia itu, The Doctor pun akhirnya kembali ke naungan Yamaha pada 2013. Lorenzo pun melakukan langkah serupa; musim depan, ia meninggalkan Ducati untuk bergabung dengan Repsol Honda.
Statistik Lebih Baik

Sejak 2017, Lorenzo meraih empat podium bersama Ducati, yang salah satu di antaranya merupakan kemenangan di Mugello, Italia. Ia pun yakin, tanpa kemenangan, ia punya prestasi yang lebih baik dari Rossi, mengingat ia tercatat memimpin banyak lap selama 1,5 tahun belakangan.
Bahkan jika saya tak meraih kemenangan di Mugello, saya punya statistik yang lebih baik dari Vale bersama Ducati. Saya memimpin banyak lap dan jarak ketertinggalan saya dengan para pemenang lebih kecil dalam kasus-kasus tertentu, ungkap lima kali juara dunia ini.
Dua Era Berbeda

Lorenzo pun sepakat dengan opini Andrea Dovizioso dan Casey Stoner, yang menyebut era Lorenzo dan Rossi di Ducati adalah dua era berbeda. Menurutnya, Ducati di masa kini jauh lebih kompetitif ketimbang Ducati di era Rossi, hingga kesulitan Rossi pada 2011-2012 bisa sangat dimaklumi.
Juga benar bahwa era kami adalah dua era berbeda, kini lebih banyak keseimbangan. Ducati yang sekarang lebih kompetitif, sementara Desmosedici milik Vale waktu itu lebih rumit daripada yang sekarang. Tapi toh motor itu menang banyak bersama Casey, jadi motor itu adalah motor pemenang, tutup Lorenzo.
MotoGP Catalunya 2018

Akhir pekan ini, penghuni paddock MotoGP 2018 akan menjalani seri ketujuh di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol pada 15-17 Juni, yakni setelah menjalani seri keenam yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia dua pekan lalu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










