Lorenzo: Semuanya Terserah Yamaha
Editor Bolanet | 25 Januari 2012 18:00
- Salah satu bintang MotoGP, Jorge Lorenzo menyatakan bahwa jika Yamaha merancang sebuah motor berkualitas baik untuk musim 2012, maka semua tergantung pada para insinyur pabrikan asal Jepang tersebut, Jika Yamaha sangat kompetitif di musim ini, itu bukan berkat saya, melainkan berkat para insinyur. Mereka lah yang bekerja keras setiap hari di depan komputer, mendesain semua bagian motor.
Selama ini banyak pihak yang berpendapat bahwa seorang pebalap dari tim pabrikan merupakan orang paling berpengaruh pada proses pengembangan motor. Seperti halnya Valentino Rossi yang diduga kuat merupakan faktor utama kebangkitan Yamaha pada tahun 2004. Namun Lorenzo sendiri telah menjelaskan batasannya sebagai pebalap tim pabrikan.
Saya tidak tahu-menahu mengenai hal-hal berbau mesin, jadi semuanya tergantung pada insinyur Yamaha. Satu-satunya hal yang saya lakukan adalah memberitahu mereka bagaimana motor itu bekerja di atas trek, lanjut pria kelahiran Mallorca, Spanyol itu.
Saya hanyalah seorang pebalap, seperti Stoner, Pedrosa dan Valentino. Sangat penting bagi kami semua untuk memberikan informasi mengenai kinerja motor kepada mereka, namun sisanya terserah kepada para insinyur, pungkasnya. (cn/kny)
Selama ini banyak pihak yang berpendapat bahwa seorang pebalap dari tim pabrikan merupakan orang paling berpengaruh pada proses pengembangan motor. Seperti halnya Valentino Rossi yang diduga kuat merupakan faktor utama kebangkitan Yamaha pada tahun 2004. Namun Lorenzo sendiri telah menjelaskan batasannya sebagai pebalap tim pabrikan.
Saya tidak tahu-menahu mengenai hal-hal berbau mesin, jadi semuanya tergantung pada insinyur Yamaha. Satu-satunya hal yang saya lakukan adalah memberitahu mereka bagaimana motor itu bekerja di atas trek, lanjut pria kelahiran Mallorca, Spanyol itu.
Saya hanyalah seorang pebalap, seperti Stoner, Pedrosa dan Valentino. Sangat penting bagi kami semua untuk memberikan informasi mengenai kinerja motor kepada mereka, namun sisanya terserah kepada para insinyur, pungkasnya. (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Arsenal vs Leverkusen: Sihir Eberechi Eze dan Keperkasaan Declan Rice
Liga Champions 18 Maret 2026, 12:13
-
PSG Bekuk Chelsea 0-3, Luis Enrique: Gak Kaget Tuh
Liga Champions 18 Maret 2026, 10:57
-
Analisis Liam Rosenior Mengapa Chelsea Kalah Telak (Lagi) Lawan PSG
Liga Champions 18 Maret 2026, 10:24
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 18 Maret 2026, 09:57
-
Jumpa Sporting Lisbon di Perempat Final UCL, Arsenal: Siapa Takut!
Liga Champions 18 Maret 2026, 09:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06









