Lorenzo Yakin Menang Bareng Honda, Tak Pede Rebut Gelar
Anindhya Danartikanya | 27 Desember 2018 12:45
Bola.net - - Dipastikan bergabung dengan Repsol Honda di MotoGP musim depan, Jorge Lorenzo akan menghadapi tantangan baru. Selain harus bertandem dengan Marc Marquez yang merupakan tujuh kali juara dunia, ia juga harus berhasil menjinakkan RC213V yang dikenal agresif, serta meraih hasil sebaik mungkin.
Tercatat pernah membela Yamaha dan Ducati, kini Lorenzo punya pengalaman lebih dalam beradaptasi dengan motor baru. Por Fuera yakin proses pengakraban diri dengan RCV takkan instan, namun yakin dirinya bakal mampu memenangkan beberapa balapan di sepanjang 2019. Meski begitu, Lorenzo belum berani mematok gelar dunia sebagai target.
"Saya pasti bisa menang balapan, tapi mungkin takkan cukup untuk gelar, karena situasinya harus tepat. Saya juga butuh keberuntungan, dan tak boleh sial. Saya mungkin bisa menang setidaknya dua balapan, dan saya juga bisa menjadi salah satu dari lima atau enam rider yang mampu menang dengan tiga pabrikan berbeda," ungkapnya via Servus TV.
Bakal Belajar dari Marquez
Meski begitu, untuk menang, Lorenzo tentu harus tahu kiat-kiat mengalahkan Marquez, yang telah membela Repsol Honda sejak 2013. Atas alasan ini, rider Spanyol tersebut bertekad bekerja keras dan mempelajari teknik-teknis Marquez dalam menaklukkan RCV.
"Selalu sangat sulit mengalahkan Marc dalam duel, karena ia punya kepercayaan diri yang sangat tinggi dan mengerem sangat agresif. Lagipula, Marc sudah berada di tim ini selama enam tahun, ia punya pengalaman lebih banyak dari saya, dan saya akan belajar darinya," ujarnya.
Tim Terkuat di MotoGP
Di lain sisi, Lorenzo bangga bisa bertandem dengan Marquez. Ia yakin dengan talenta, prestasi dan pengalaman segudang, mereka akan membuat Repsol Honda lebih berjaya lagi di masa mendatang.
"Kami adalah dua dari beberapa rider terbaik dalam sejarah MotoGP sejauh ini. Saya meraih lima gelar dunia, dan ia punya tujuh. Jika digabung, kami punya 12 gelar dunia, dan statistik tidaklah berbohong," pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















