Lorenzo: Yamaha Pasti Adil, Rossi-Vinales Sama-Sama Didengarkan
Anindhya Danartikanya | 15 Oktober 2018 13:50
Bola.net - - Jorge Lorenzo meyakini bahwa segala masalah teknis yang dialami Yamaha selama dua tahun terakhir bukanlah tanggung jawabnya, meski penurunan performa YZR-M1 terjadi usai ia meninggalkan pabrikan Garpu Tala menuju Ducati Corse pada akhir 2016 lalu. Hal ini disampaikan Lorenzo kepada Motorsport.
Dalam rentang 14 tahun terakhir, Yamaha mengoleksi tujuh gelar dunia, yang empat di antaranya diraih oleh Valentino Rossi dan tiga lainnya direbut Lorenzo. Prestasi gemilang ini justru berubah drastis selama dua tahun terakhir, di mana Yamaha baru meraih tiga kemenangan lewat Maverick Vinales dan satu lewat Rossi.
Sejak Assen, Belanda tahun lalu, sudah 24 balapan dilalui Yamaha tanpa satupun kemenangan, rekor kekalahan terpanjang mereka di arena Grand Prix. Lorenzo sendiri mengaku heran melihat 'fenomena' Yamaha ini, namun tak merasa ikut prihatin dan yakin masalah Yamaha bukanlah urusannya lagi.
Yakin M1 Tak Seburuk Dugaan

Senada dengan calon tandemnya di Repsol Honda musim depan, Marc Marquez, Lorenzo menilai performa YZR-M1 di lintasan tak seburuk yang dikabarkan media massa ataupun seburuk yang dinyatakan Vinales dan Rossi. Hal ini terbukti dari performa keduanya yang 'mendadak' kompetitif di Buriram, Thailand dua pekan lalu.
"Kita semua pasti punya masalah. Ducati juga punya karena kami melakukan kesalahan. Kami jelas ingin lebih dekat dengan Marc Marquez demi merebut gelar, Suzuki juga punya komitmen ini, begitu juga Yamaha. Soal Yamaha, benar bahwa apa yang terjadi pada mereka sangat tergantung pada sirkuit," ungkap Por Fuera.
"Saya rasa M1 tak seburuk yang terlihat atau seburuk yang dikatakan para ridernya. Tapi ada beberapa tempat di mana mereka kesulitan, dan sebagian karena motornya, karena baik Vinales maupun Rossi sama-sama rider baik. Tapi saya tak merasa prihatin pada mereka, karena kami semua di sini untuk menang," lanjutnya.
Pasti Sama-Sama Didengarkan
Di sisi lain, Lorenzo mengaku bukanlah salah satu orang yang 'menganut' teori bahwa Yamaha hanya mendengarkan masukan salah satu dari Vinales dan Rossi saja, menyusul pernyataan Vinales yang merasa 'ditinggalkan sendirian' oleh Yamaha selama mengalami kesulitan ini.
Sembilan musim membela Yamaha, Lorenzo pun yakin pabrikan asal Iwata, Jepang itu benar-benar mendengarkan masukan Vinales dan Rossi untuk pengembangan M1, persis seperti saat ia masih bertandem dengan Rossi pada 2008-2010 dan 2013-2016.
"Maverick memenangkan dua balapan pertama (musim lalu) dan Yamaha mendengarkannya, menurut mereka Rossi lah yang salah. Entah apa yang terjadi di Yamaha, tapi pengalaman saya mengatakan bahwa Yamaha selalu menghargai dan mempertimbangkan pendapat kedua ridernya," pungkas Lorenzo.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




