Luca Marini: Jack Miller Bikin Ducati Tampak Lincah Seperti Yamaha
Anindhya Danartikanya | 19 Maret 2021 11:05
Bola.net - Debutan Esponsorama Racing - Sky Racing VR46, Luca Marini, mengaku dirinya masih punya tugas menumpuk demi mempelajari di MotoGP. Ia pun tentu banyak belajar dari para rider senior di Ducati, dan Jack Miller merupakan pembalap yang paling membuatnya kagum. Hal ini ia sampaikan kepada Crash.net pada Kamis (18/3/2021).
Marini duduk di posisi 21 dalam daftar kombinasi catatan waktu uji coba pramusim Qatar pada 6-12 Maret lalu. Dibanding Jorge Martin dan Enea Bastianini yang juga berstatus debutan, Marini lebih kesulitan karena tubuhnya yang tinggi membuatnya harus kerja ekstra keras demi mencari setup dan ergonomi motor yang tepat.
Meski hasilnya tak mencolok, runner up Moto2 ini mengaku telah memetik begitu banyak pelajaran dari Jack Miller, Pecco Bagnaia, dan Johann Zarco. Adik Valentino Rossi ini pun menyadari ada kesamaan gaya balap di antara seluruh pembalap Ducati, namun Miller punya cara yang berbeda dari yang lain.
Cara Jack Miller Aneh, Namun Efektif

"Semua berkendara dengan cara yang sama. Motor ini butuh gaya spesifik, si rider harus melakukan sesuatu agar motor mau belok dan mengerem lebih baik. Tapi tiap rider punya cara sendiri. Jadi, menarik melihat tiga rider yang lebih berpengalaman. Saya juga lihat data Jorge dan Enea, namun jelas, demi belajar lebih cepat, lebih penting lihat data Jack, Johann, dan Pecco," ungkap Marini.
Rider 23 tahun ini pun mengaku kagum pada Miller, yang menjalani tahun ketujuh di MotoGP dan tahun keempat di Ducati. Menurutnya, Miller mampu mengendalikan Ducati yang dikenal agresif dengan sangat baik, seolah-olah motor itu punya karakter yang lincah di tikungan. Menurut Marini, cara Miller tak biasa, namun efektif.
"Cara Jack sangat aneh dalam mengendalikan motornya, begitu juga setupnya. Tak mudah menirunya. Namun, bisa dilihat lewat Jack bahwa motor ini punya potensi sangat besar. Ia bisa membuat motor ini menikung seperti Yamaha. Corner speed-nya sangat baik. Inilah yang ingin saya perbaiki, saya ingin mengendarai motor ini seperti Jack, karena ini penting untuk catatan waktu," tuturnya.
Lebih Mudah Bandingkan Diri dengan Pecco Bagnaia
Secara umum, Marini menyebut bahwa seluruh pembalap Ducati sama-sama sadar bahwa mereka harus lebih lambat sekaligus agresif dalam mengerem agar Desmosedici yang bertenaga besar bisa lebih lincah di tikungan. Namun, Miller melakukannya lebih baik ketimbang pembalap Ducati lainnya.
"Saya rasa tiap pembalap Ducati mengerem lebih lambat, lebih dalam, dan agresif, demi mencatat waktu lebih baik. Namun, cara Jack membuat motornya berbelok di tengah tikungan sungguh impresif. Mungkin Pecco lah yang paling mirip dengan saya. Jadi, lebih mudah membandingkan data dengannya," ujar Marini.
"Sementara itu, Johann punya gaya balap yang sangat unik, jadi sulit untuk membandingkan diri dengannya. Namun, ia bersama Avintia tahun lalu, dan crew chief saya mengenalnya dengan sangat baik. Jadi, lewat Johann, Anda juga bisa melihat banyak hal menarik," pungkasnya.
Sumber: Crashnet
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
'Enea Bastianini Itu Gabungan Andrea Dovizioso dan Max Biaggi'
Carmelo Ezpeleta: Rossi-Marquez Sudah Dewasa, Tak Perlu Suruh Mereka Jadi Teman
Ducati: Memang Sudah Waktunya Beralih dari Dovizioso ke Miller-Bagnaia
Hindari Covid-19, Suzuki Satu-Satunya Tim MotoGP yang Tinggal di Qatar 5 Pekan
Video: Aksi Spektakuler Marc Marquez Latihan Pakai RC213V-S di Catalunya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



