Makin Jauh Ditinggal Kimi Antonelli, George Russell Ogah Pusingkan Hasil Formula 1 GP Miami 2026

Anindhya Danartikanya | 5 Mei 2026 09:53
Makin Jauh Ditinggal Kimi Antonelli, George Russell Ogah Pusingkan Hasil Formula 1 GP Miami 2026
Pembalap Mercedes AMG Petronas, George Russell (c) AP Photo/Danny Karnik

Bola.net - Pembalap Mercedes AMG Petronas, George Russell, mengaku kecewa gagal podium di Formula 1 GP Miami 2026 pada Senin (4/5/2026) dini hari WIB. Namun, ia juga yakin hasil ini tidak perlu terlampau dipikirkan.

Start kelima, Russell mempertahankan posisinya usai berhasil menghindari Max Verstappen yang spin di Tikungan 2 pada lap pembuka. Tak lama, ia menyalip Oscar Piastri dan naik ke posisi keempat.

Advertisement

Namun, setelah periode Safety Car untuk Isack Hadjar dan Pierre Gasly selesai pada Lap 12, Russell kembali tersalip oleh Piastri. Pada Lap 21, pembalap Inggris ini pun pit stop dan kembali ke trek di posisi 12.

Russell terus memperbaiki posisi, tapi mentok di posisi keempat usai berjibaku dengan Verstappen dan Charles Leclerc di lap terakhir. Ia juga finis 43 detik di belakang sang tandem dan juga pemenang, Kimi Antonelli.

1 dari 2 halaman

Menanti Sirkuit yang Lebih 'Tradisional'

Menanti Sirkuit yang Lebih 'Tradisional'

Pembalap Mercedes AMG Petronas, George Russell (c) AP Photo/Rebecca Blackwell

Dalam wawancaranya dengan situs resmi F1, Russell pun ditanya apakah finis keempat adalah hasil yang wajar jika melihat ritmenya yang kurang kuat selama akhir pekan. "Sejujurnya saya tidak tahu," ujar pembalap 28 tahun ini.

"Ini tempat yang aneh dan ini akhir pekan yang aneh. Jadi, saya sangat senang akhirnya selesai, dan saya hanya ingin datang ke sirkuit-sirkuit yang lebih tradisional. Ini jelas akhir pekan yang tak biasa bagi saya," lanjutnya.

Tak pelak lagi Mercedes memulai musim dengan keuntungan performa. Sebagai senior, Russell diharapkan memimpin klasemen dengan keunggulan besar. Namun, justru Antonelli lah yang melakukannya.

2 dari 2 halaman

Tak Mau Pusing Lihat Margin di Klasemen

Pembalap 19 tahun itu meraih tiga kemenangan dari tiga pole, serta memimpin klasemen dengan 100 poin, unggul 20 poin dari Russell. Russell tak memungkiri hal ini bikin ia kecewa, tapi juga merasa hal ini tak perlu dipusingkan.

"Di Australia saya tercepat, pole, dan menang. Di China saya punya ritme, memenangkan Sprint dari pole, dan mengalami masalah di kualifikasi. Di Jepang juga punya potensi untuk menang tanpa kendala Safety Car," ujarnya.

"Perbedaan terkecil, saya bisa saja berdiri di sini dan bilang 'Oke, Miami hanya kejadian sekali saja dan ini adalah akhir pekan buruk pertama saya musim ini'. Sayangnya tidak demikian, tetapi begitulah permainan ini berjalan, ada pasang surutnya," tutup Russell.

Sumber: Formula 1

LATEST UPDATE