Cesc Fabregas Membangun Kerajaan di Como: Desain Gym Sendiri, Ubah Ukuran Lapangan, Rombak Klub dari 'Minus 10' Hingga Tembus Papan Atas Serie A

Bola.net - Cesc Fabregas mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kendali mutlak dalam membangun proyek besar di Como. Pelatih asal Spanyol tersebut tidak hanya menangani urusan taktik tetapi juga terlibat dalam pembangunan infrastruktur klub.
Peran sentral ini menjadi alasan kuat mengapa dirinya belum ingin berpindah ke lain hati dalam waktu dekat. Fabregas merasa beruntung mendapatkan kepercayaan penuh dari pemilik klub untuk mengeksekusi visinya secara menyeluruh.
Fabregas menjelaskan bahwa dirinya terlibat langsung dalam merancang fasilitas kebugaran yang ada di pusat latihan Como. Ia bekerja sama dengan arsitek untuk memastikan desain bangunan sesuai dengan standar yang ia inginkan.
Inspirasi desain tersebut ternyata ia dapatkan dari mantan manajernya di Arsenal dahulu, yakni Arsene Wenger. Ia memastikan area gym memiliki pemandangan langsung ke lapangan latihan demi kenyamanan para pemain.
"Gym itu saya desain bersama arsitek, termasuk bagian kaca di depannya. Saya belajar dari Arsene Wenger bahwa gym harus menghadap ke lapangan agar pemain yang cedera tetap bisa melihat rekan setimnya bertanding," ujar Fabregas.
"Semua makanan datang ke sini, bangunan ini dulunya tua, dan saya merombaknya sesuai dengan apa yang saya rasa benar. Begitu juga dengan semua lapangan dan hal lainnya," lanjutnya.
Keputusan Strategis di Dalam Lapangan

Selain fasilitas fisik, Fabregas juga memiliki otoritas penuh untuk menentukan dimensi lapangan di stadion milik Como. Ia memutuskan untuk memperlebar ukuran lapangan demi mendukung filosofi permainan tim yang mengandalkan penguasaan bola.
Keputusan ini sempat mendapatkan pertentangan dari beberapa pihak di Italia yang lebih menyukai taktik bertahan. Namun, Fabregas tetap teguh pada pendiriannya karena ingin Como tampil menyerang dan mendominasi setiap pertandingan.
"Di stadion, saya katakan kami butuh lapangan yang lebih besar karena kami adalah tim yang ingin memegang bola dan mendominasi penguasaan. Jadi saya membuat lapangannya menjadi lebih lebar," ucap Fabregas.
"Di Italia orang-orang berkata jangan buat ukuran 65 meter, buat saja 63 meter agar bisa bertahan lebih baik. Itu hanyalah masalah perbedaan konsep dalam melihat sepak bola," tambah mantan pemain Chelsea itu.
Kebebasan Mutlak dari Keluarga Hartono

Keberhasilan Fabregas membawa Como melesat dari Serie B hingga bersaing di papan atas tidak lepas dari dukungan pemilik. Keluarga Hartono selaku pemilik miliarder memberikan keleluasaan penuh bagi Fabregas dalam mengambil keputusan sepak bola.
Ia merasa sangat dihargai karena setiap kebijakan transfer pemain harus melalui persetujuan dan keyakinan dirinya sendiri. Hal ini membuat proses pembangunan skuad berjalan selaras dengan gaya bermain yang ingin ia terapkan.
"Saya mengambil semua keputusan sepak bola bersama direktur olahraga yang mendampingi saya setiap hari. Semua perekrutan pemain menggunakan data dan scouting, tapi harus menjadi sesuatu yang saya percayai," tutur Fabregas.
"Saya sangat senang dan beruntung memiliki presiden yang sangat mempercayai saya. Dia memberi saya kepercayaan diri untuk pergi dan mengambil semua keputusan sepak bola yang sangat penting bagi saya," tegasnya.
Belajar Cepat di 'Universitas' Como
Perjalanan Como saat ini dirasakan Fabregas berjalan jauh lebih cepat daripada jadwal yang telah direncanakan sebelumnya. Proyek yang dimulai dari titik terendah ini kini perlahan mulai bertransformasi menjadi kekuatan baru di Eropa.
Fabregas menganggap setiap hari di Como adalah proses pembelajaran yang sangat berharga bagi karier kepelatihannya. Ia merasa mendapatkan ilmu yang lebih banyak karena harus menangani berbagai aspek di dalam klub.
"Kami memulai perjalanan ini bukan dari lantai dasar, melainkan dari minus 10. Saya merasa klub ini punya potensi besar, dari bukan apa-apa hingga suatu saat menjadi klub Eropa," kata Fabregas.
"Saya menikmati apa yang saya lakukan setiap hari dan merasa seperti sedang berada di universitas. Saya harus membuat banyak keputusan di seluruh bagian klub, dan itu membuat saya belajar lebih cepat," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 16:53Xabi Alonso Ingin Boyong Eks Arsenal Ini ke Chelsea?
-
Liga Italia 28 Juni 2026 22:30Gokil! Setelah Nico Paz, Como Mau Datangkan Pemain Chelsea Ini
-
Liga Italia 28 Juni 2026 20:16Wow! Ruben Amorim Ingin Boyong Pemain MU Ini ke AC Milan?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 15:00Belanda Terjungkal Saat Garis Akhir Sudah Terlihat
-
Lain Lain 30 Juni 2026 13:49Welcoming Dinner FimelaXclusive Batch 4: Akrab, Hangat, dan Berkesan
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 13:21Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 12:37Pertunjukan Ketangguhan Mental Maroko
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 12:30Bukan Pengecut, Julian Nagelsmann Menolak Mundur dari Timnas Jerman!
BERITA LAINNYA
-
inggris 29 Juni 2026 22:47Akankah Marcus Rashford Balik ke Manchester United?
-
inggris 29 Juni 2026 21:48Manchester United Belum Siap Bersaing Meraih Gelar Juara Liga Inggris
-
inggris 29 Juni 2026 17:13Update Kondisi Terkini Matthijs De Ligt: Kapan Bisa Comeback di MU?
SOROT
-
Liputan6 30 Juni 2026 15:06Momen Tegang Usai Vonis Nadiem, Pengacara Protes Hakim
-
Liputan6 30 Juni 2026 15:05Nadiem Makarim: Saya Divonis Tidak Masuk Akal
-
Liputan6 30 Juni 2026 14:53Bantah Kriminalisasi Anak Bangsa, Jaksa Disoraki Pendukung Nadiem
-
Liputan6 30 Juni 2026 14:41Perjalanan Kasus Nadiem hingga Divonis 10 Tahun
-
Liputan6 30 Juni 2026 14:34Hakim Andi Beri Dissenting Opinion: Nadiem Harus Dibebaskan dari Dakwaan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5772707/original/018495400_1778675571-3.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/8711984/original/008457000_1782793296-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_11.05.07__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715479/original/017057500_1782806666-1000408323.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/8713163/original/066297200_1782795242-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_11.05.07__4_.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/8713166/original/091039300_1782795242-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_11.05.07__5_.jpeg)

