Manajer Joan Mir Sebut Suzuki Tak Profesional Soal Rencana Tinggalkan MotoGP
Anindhya Danartikanya | 6 Mei 2022 10:10
Bola.net - Manajer pribadi Joan Mir, Paco Sanchez, menyebut Suzuki tak profesional soal rencana meninggalkan MotoGP akhir musim ini. Kepada The Race, Kamis (4/5/2022), Sanchez menyebut keputusan ini tampaknya diambil oleh para petinggi di Jepang dan tak satu pun bos yang menangani program Suzuki di MotoGP mengetahuinya.
Kabar mencengangkan ini menyeruak ke publik pada 2 Mei, ketika Mir dan Alex Rins menjalani tes tengah musim di Jerez. Seluruh anggota tim Suzuki Ecstar baru diberi tahu pada pagi hari sebelum tes, termasuk sang manajer, Livio Suppo, yang belakangan sangat lantang menyatakan misi mempertahankan Mir dan Rins pada 2023.
Suzuki belum memberi keterangan resmi karena saat ini Jepang masih dalam masa 'Golden Week' (Pekan Emas), yakni liburan nasional yang membuat markas Suzuki tutup sepekan. Namun, Dorna Sports sudah memperingatkan bahwa Suzuki tak boleh mundur secara sepihak, mengingat kontrak mereka baru habis pada akhir 2026.
Akibat keinginan Suzuki ini, maka nasib Mir dan Rins, serta seluruh anggota tim mereka jadi terkatung-katung. Sanchez pun menyatakan bahwa tadinya Mir sudah siap tanda tangan kontrak baru untuk 2023 dan 2024, usai menjalani pertemuan dengan Suppo dan sang direktur tim, Shinichi Sahara, dalam sebulan terakhir.
Tadinya akan Diumumkan di Le Mans atau Mugello

"Soal Joan, kami terkejut soal kabar yang muncul baru-baru ini. Kami tadinya sangat dekat dengan tanda tangan perpanjangan kontrak Joan. Kami rapat beberapa kali di Portimao dan Jerez untuk meraih kesepakatan final, dan Joan akan menandatanganinya, serta mengumumkannya di Le Mans atau Mugello," kisah Sanchez.
"Tak satu pun orang berwenang di Suzuki MotoGP memberi saya informasi soal kabar ini, bahwa Suzuki akan meninggalkan kejuaraan pada akhir musim. Saya rasa keputusan ini diambil oleh jajaran dewan Suzuki di Jepang dan mereka tak memberi tahu siapa pun sampai Senin, dan mereka meminta kerahasiaan secara penuh," lanjutnya.
Pria yang juga manajer Remy Gardner dan Maverick Vinales ini pun geram soal sikap Suzuki, yang menyatakan keinginan hengkang kepada skuad mereka di MotoGP pada masa 'Golden Week' sehingga mereka tak bisa dimintai penjelasan resmi. Sanchez bahkan menyebut pabrikan yang bermarkas di Hamamatsu itu tak profesional.
Gercep Hubungi Hampir Semua Tim MotoGP
"Sedang ada periode libur di Jepang pekan ini, namun saya rasa sungguh tak profesional dan tak bisa diterima bahwa mereka tak memberi tahu kami dengan cara yang layak. Saya tak mendapatkan kontak atau informasi resmi soal ini, dari siapa pun yang bertanggung jawab di tim sejak kabar buruk ini dipublikasikan," tuturnya.
Sanchez pun bergerak cepat demi Mir, sekaligus membantah kliennya sudah tanda tangan kontrak dengan Honda dan Yamaha. "Saya mulai melakukan kontak dengan hampir semua tim MotoGP, dan saya akan menjalani beberapa rapat di Le Mans untuk menemukan tempat bagi Joan. Saya tak bisa menunggu yang tak pasti," ujarnya.
"Ada banyak rumor yang mengatakan bahwa kami sudah tanda tangan dengan Honda atau Yamaha. Namun, ini sungguh tak benar. Kami baru menjalani kontak serius yang pertama dua hari lalu, dan saya harap kami bisa menemukan motor yang baik untuk Joan," pungkas pria asal Spanyol ini.
Sumber: The Race
Baca Juga:
- Polemik Suzuki: Hebat di MotoGP, Terkendala Krisis Finansial Hingga Ingin Hengkang
- Jadwal Siaran Langsung Formula 1 GP Miami di Vidio, 7-9 Mei 2022
- Klasemen Sementara MotoE 2022 Usai Race 2 Seri Spanyol di Jerez
- Klasemen Sementara MotoGP 2022 Usai Seri Spanyol di Jerez
- Klasemen Sementara Moto2 2022 Usai Seri Spanyol di Jerez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










