Marc dan Alex Marquez: Nggak Menang Nggak Masalah, yang Penting Podium Bareng!
Anindhya Danartikanya | 8 Juli 2024 09:13
Bola.net - Duet kakak beradik Gresini Racing, Marc Marquez dan Alex Marquez, boleh jadi kalah dari Pecco Bagnaia dalam MotoGP Jerman di Sachsenring, Minggu (7/7/2024). Namun, bagi mereka, finis kedua dan ketiga terasa bagai kemenangan, karena ini pertama kalinya mereka naik podium bareng selama berkarier di Grand Prix.
Menjelang akhir balapan, Jorge Martin memimpin begitu jauh, dibuntuti oleh Bagnaia, sementara Alex Marquez berada di posisi ketiga, dikejar oleh sang kakak. Namun, pada Lap 29, Martin secara mengejutkan terjatuh di Tikungan 1, membuat para rider di belakangnya naik satu posisi dan Bagnaia mengambil alih pimpinan balap.
Pada lap yang sama, Marc pun kian mendekati Alex dan bahkan menyalipnya. Bagnaia akhirnya menang, sementara Marc dan Alex mengisi tangga kedua dan ketiga di podium. Ini adalah pertama kalinya kakak beradik naik podium di kelas para raja sejak Nobuatsu dan Takuma Aoki finis kedua dan ketiga di GP500 Imola 1997.
Akui Terbantu Kerja Keras Pecco Bagnaia

Lewat MotoGP.com, Marc mengaku senang bisa naik podium usai mengalami berbagai kendala dan cedera sepanjang akhir pekan di sirkuit favoritnya ini. Ia berhasil menemukan setup terbaik, dan bisa menjalani balapan dengan nyaman. Meski gagal menang, rider berusia 31 tahun senang bisa naik podium dengan sang adik.
"Akhir pekan yang baik, terutama karena di FP1 kami mengalami banyak masalah. Namun, kami tak menyerah. Saya sempat tak beruntung di Q1, dan ada masalah teknis. Namun, kami menjalani balapan dengan konsisten. Ini pertama kalinya kami mampu fokus pada balapan. Kami mengubah elektronik dan saya nyaman di atas motor," ujarnya.
"Percayalah, saya akan menukar kemenangan dengan podium bersama adik saya! Rasanya menakjubkan. Namun, tentu saja Pecco bekerja sangat baik dengan cara memberikan tekanan kepada Martin. Jadi, saya sangat senang untuk tim saya. Kini saatnya menikmatinya," lanjut delapan kali juara dunia asal Spanyol ini.
Alex Marquez Gemetaran Dikejar Marc Marquez

Alex juga mengakui podium ini ia raih di luar dugaan, mengingat ia sulit bertarung di tiga besar meski konsisten masuk di posisi 10 besar sejak awal musim. Ia bahkan mengaku sempat gugup dikejar sang kakak jelang finis. Namun, pada akhirnya ia sangat senang bisa naik podium bersama dan bikin kedua orang tua mereka bangga.
"Saat melihat Marc +0 detik, saya juga melihat Jorge terjatuh. Badan saya langsung gemetaran! Apa yang harus saya lakukan? Ban depan dan belakang saya sudah sampai limitnya. Saya pun ngotot, tetapi Marc menyalip saya di trek menurun. Saya pun berkata, 'P3 sudah oke!' Ketika melihat Enea begitu jauh, barulah saya rileks dan mencoba finis," curhatnya.
"Rasanya sangat spesial. Saya bakal menukar semua koleksi podium saya di kejuaraan ini demi naik podium dengan kakak saya, karena rasanya istimewa. Pasalnya, hal ini sangat sulit diraih dan sulit diulang. Ini adalah hal yang sangat jarang terjadi," pungkas juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
Klasemen Pembalap MotoGP 2024
Klasemen Sementara MotoGP 2024 Usai Seri Jerman di Sachsenring
Hasil Balapan MotoGP Jerman 2024: Jorge Martin Jatuh 2 Lap Jelang Finis, Pecco Bagnaia Menang, Marquez Bros Podium
Klasemen Pembalap Formula 1 2024
Klasemen Sementara Formula 1 2024 Usai Seri Inggris di Silverstone
Hasil Balapan Formula 1 GP Inggris 2024: Lewis Hamilton Akhiri Puasa Kemenangan 3 Musim, Kalahkan Max Verstappen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Tak Gentar Manchester United Terancam Masuk Zona Degradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 15:15
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


