Marc Marquez: Ada Rider yang Ingin Gabung Honda? Silakan Saja!
Anindhya Danartikanya | 8 Juni 2020 15:02
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, menegaskan bahwa dirinya sama sekali tak pernah melakukan veto terhadap siapa pebalap yang bisa jadi tandemnya di MotoGP, termasuk adiknya sendiri yang kini setim dengannya, Alex Marquez. Hal ini ia sampaikan dalam podcast 'Carreras Cuzadas' yang dirilis oleh Red Bull Spanyol.
Podcast itu pun dirilis beberapa waktu sebelum kabar Pol Espargaro bergabung dengan Repsol Honda menyeruak. Marquez kembali menegaskan bahwa ia belum tertarik membela tim selain Honda, dan juga membantah gosip bahwa motor RC213V miliknya berbeda dari milik rider Honda lain.
Marquez menyatakan motor tandemnya selama ini, dari Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, sampai Alex Marquez, dan juga rider LCR Honda, Cal Crutchlow, adalah motor yang sama persis dengan miliknya. Atas alasan itu, ia yakin rider Honda lain juga punya peluang menang yang sama dengannya.
Tantang Pebalap Lain Menang Bareng Honda

"Saya selalu berkata apa adanya. Ada dua motor yang identik dengan motor saya, yakni motor yang dipakai tandem saya dan motor yang dipakai Cal. Saat ini, saya merasa bahagia (di Honda). Saya tak butuh motivasi dan situasi saya oke-oke saja," tutur Marquez seperti yang dikutip Motorsport.com pada Minggu (7/6/2020).
Marquez selama ini disebut-sebut 'penakut' karena tak mengikuti jejak Valentino Rossi, yang dulu juga pernah membela Repsol Honda namun mendadak pindah ke Yamaha pada 2004 saat jaya-jayanya bersama RC211V. Namun, Marquez kini balik menantang rider lain untuk menang bersama RC213V.
"Jika ada pebalap lain yang berpikir bisa menang dengan motor saya, tim kami punya satu tempat. Anda tinggal bilang kepada Honda, 'Hei, aku tak tertarik pada sisi finansial, aku merasa bisa menang dengan motor kalian'. Honda pasti langsung memberikan motor itu ada Anda besok," ujarnya.
Tak Punya Veto Tentukan Tandem
Marquez juga membantah spekulasi bahwa ia punya hak veto dalam menentukan siapa yang bisa jadi tandemnya. Ia pun yakin, kesediaannya bertandem dengan Lorenzo yang merupakan lima kali juara dunia pada 2019 lalu adalah bukti bahwa ia memang tak punya hak veto.
"Selama berkarier, saya tak pernah memveto siapa yang harus jadi tandem saya, karena veto hanya berarti rasa takut. Saya punya Dani Pedrosa, yang merupakan juara hebat. Saya pernah bertandem dengan Jorge Lorenzo, dan siapa tahu yang akan terjadi di masa depan?" ungkapnya.
"Kini saya punya adik saya, juara dunia Moto2. Jadi saya ingin ambil gampangnya saja: saya merasa nyaman, situasi saya oke, jadi kenapa saya harus pindah tim? Saya tak butuh motivasi ekstra," tutup delapan kali juara dunia ini.
Video: Marc Marquez Optimistis MotoGP Dimulai Pertengahan Juli 2020
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Juventus Siap Korbankan Federico Gatti demi Kim Min-jae
Liga Italia 24 April 2026, 01:00
-
Piala Dunia 2026: Kenapa Harga Tiket Sangat Mahal dan Apa Dampaknya?
Piala Dunia 24 April 2026, 00:49
-
Juventus dan Liverpool Masih Alot soal Transfer Alisson
Liga Italia 24 April 2026, 00:25
-
AC Milan Pertimbangkan Jual 3 Gelandang demi Rekrutan Baru, Siapa Saja?
Liga Italia 24 April 2026, 00:11
-
Lamine Yamal Janji akan Kembali dengan Lebih Kuat
Liga Spanyol 24 April 2026, 00:04
-
Saatnya Menguji Ketergantungan Barcelona pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:59
-
Real Madrid vs Manchester City dalam Perburuan Enzo Fernandez
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:04
-
Real Madrid Ikut Pantau Rafael Leao
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:57
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya dan Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
Voli 23 April 2026, 22:54
-
Real Madrid: Musim Arda Guler dan Eder Militao Berakhir
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:52
-
Persib Bandung vs Arema FC: Bojan Hodak Waspadai Lini Serang Singo Edan
Bola Indonesia 23 April 2026, 20:18
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37







