'Marc Marquez Adalah Valentino Rossi 10 Tahun Lalu'
Anindhya Danartikanya | 17 September 2018 12:25
- Sporting Director LCR Honda, Oscar Haro akhirnya ikut angkat bicara soal perselisihan rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi dan rider Repsol Honda, Marc Marquez yang kembali tersulut sejak Seri Argentina pada April lalu, di mana keduanya bersenggolan dan membuat Rossi terjatuh.
Perselisihan ini tentu sebuah lanjutan dari perselisihan keduanya pada 2015 lalu, di mana Rossi menuduh Marquez bersekongkol dengan Jorge Lorenzo demi menjegalnya merebut gelar dunia. Belum lagi ditambah senggolan keduanya di Sepang, Malaysia, di mana Marquez terjatuh di Tikungan 14.
Sebelum menjalani pekan balap di Misano, San Marino dua pekan lalu, Marquez mengaku masih ingin berdamai dengan Rossi. Saat keduanya bertemu dalam sesi jumpa pers, Rossi menyatakan tak perlu ada perdamaian karena merasa tak ada masalah dengan Marquez. Meski begitu, Rossi tetap menolak tawaran jabat tangan yang disodorkan Marquez.
Hal ini pun segera menjadi topik pembicaraan yang cukup panas di paddock MotoGP. Tak sedikit pihak yang mempertanyakan dan merasa kecewa gestur Rossi tersebut. Rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo bahkan menyebut Rossi kekanakan dan menyebut Marquez harusnya tak usah peduli pada permainan mental The Doctor.
Ada Dua Sudut Pandang

Dalam wawancaranya dengan Motociclismo, Oscar Haro pun mengaku yakin ada dua sudut pandang dalam perselisihan Rossi dan Marquez ini. Haro yakin bahwa penolakan Rossi untuk berjabat tangan Marquez justru merupakan tanda semakin buruknya hubungan mereka.
Ada dua cara untuk melihatnya. Pertama bagi kita yang bukan pembalap. Saya rasa Vale tak perlu menambahkan bensin kepada api. Ia sudah punya duri yang tersangkut pada Marc. Padahal ia satu-satunya orang yang bersalah atas kegagalannya merebut gelar ke-10, ungkap Haro.
Pria asal Spanyol ini bahkan menyatakan bahwa Rossi harusnya bisa bersikap lebih dewasa. Harusnya kedewasaan Vale lebih tinggi daripada ini, karena Marc tak kurang dan tak lebih adalah Vale 10 tahun lalu. Kini Vale nyaris berusia 40 tahun, ia tak berada di level Marc dan Yamaha tak berada di level Honda. Saya rasa keduanya harus berjabat tangan, lanjutnya.
Maklumi Ego Pembalap
Di lain sisi, Haro yakin bahwa banyak pihak juga harus memaklumi bahwa setiap pembalap memiliki egonya masing-masing. Para pembalap cukup mustahil saling bersahabat dan mereka tak perlu akur bila ingin menjadi yang terbaik. Ruben Xaus (eks rider MotoGP dan WorldSBK) memberitahu saya bagaimana cara melihat hal ini lewat sudut pandang pembalap, tuturnya.
Saat Anda dibuat keluar lintasan oleh seorang rider, hal terakhir yang ingin Anda lakukan adalah berjabat tangan. Itulah ego yang dimiliki para pembalap, dan bagi kita yang bukan pembalap, tak akan pernah bisa memahami hal ini, pungkas Haro.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





