Marc Marquez Akui Lebih Santai Rebut Gelar MotoGP 2018
Anindhya Danartikanya | 24 Oktober 2018 09:58
Bola.net - - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku bahwa merebut gelar dunia MotoGP 2018 tidaklah setegang saat ia harus merebut gelar tahun lalu, di mana ia harus bertarung sengit dengan Andrea Dovizioso hingga seri terakhir. Hal ini ia sampaikan kepada Motorsport.com.
Jika musim lalu Marquez harus menunggu sampai akhir musim demi merebut gelar, kali ini ia bisa menguncinya saat musim masih menyisakan tiga seri balap, meski lagi-lagi ia harus bertarung sengit dengan Dovizioso. Menjelang MotoGP Australia akhir pekan ini, ia bahkan sudah unggul 102 poin dan tak mungkin terkejar.
"Tahun lalu jauh lebih stres karena saya tak punya keunggulan besar, jadi tekanannya lebih besar pula. Adrenalin saat meraih gelar di Valencia sangatlah berbeda. Saya selalu berkata balapan terakhir sungguh berbeda, menghadirkan beban lebih besar, membuat lebih gugup dan adrenalinnya berbeda. Jelas saya sangat senang, tapi Valencia berbeda," ungkapnya.
Lebih Konsisten
Sepanjang musim ini, Marquez telah 11 kali naik podium, yang delapan di antaranya merupakan kemenangan. Ia hanya dua kali gagal podium, yakni saat harus finis ke-18 usai mendapat tiga penalti di Argentina, serta saat ia finis ke-16 usai terjatuh di Mugello, Italia. Hasil konsisten inilah yang ia yakini sebagai kunci merebut gelar.
"Ini yang kami coba untuk kerjakan selama pramusim: konsistensi. Ini yang saya pelajari dari Ducati tahun lalu. Ia sangat lihai mengendalikan situasi dan tahun ini kami bekerja dengan sangat baik. Jujur saja saya hanya kesulitan di Mugello, di sanalah satu-satunya kesalahan besar saya terjadi. Sisanya, saya mampu tampil sangat konsisten dan inilah kuncinya," ungkapnya.
Merasa Dewasa
Berkat belajar dari ketenangan Dovizioso musim lalu, Marquez juga merasa dirinya kini lebih dewasa, terbukti dari tindakan-tindakannya yang tak lagi gegabah dan memilih bermain aman jika risiko merebut kemenangan terlalu tinggi.
"Tampaknya tahun ini saya merasa lebih dewasa, saya merasa kami memulai musim dengan motor yang sangat kompetitif. Saya mampu mengendalikan situasi dan punya ritme yang konstan di semua sirkuit," pungkas rider berusia 25 tahun ini.
Baca Juga:
Jelang MotoGP Australia, Marquez Tekad Bantu Honda Rebut 'Triple Crown'
Mike Jones Gantikan Alvaro Bautista di MotoGP Australia
Pramac Akui Larang Miller Gantikan Lorenzo di MotoGP Australia
Valentino Rossi Akui Diuntungkan Kecelakaan Iannone-Dovizioso
Dovizioso: Marquez Menakutkan, Tapi Bisa Dikalahkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



