Marc Marquez: Damai dengan Valentino Rossi? Bola Tak di Tangan Saya
Anindhya Danartikanya | 2 Januari 2022 21:23
Bola.net - Marc Marquez dan Valentino Rossi memang dikenal berselisih sejak peristiwa 'Sepang Clash' pada 2015 lalu. Namun, kepada Motorsport Total, Selasa (28/12/2021), Marquez tetap mengakui bahwa The Doctor memang merupakan sosok penting bagi MotoGP.
Rossi diketahui telah pensiun dari MotoGP pada pertengahan November lalu usai 26 tahun berkarier di Grand Prix dan meraih sembilan gelar dunia. Banyak penggemar bersedih hati, mengingat sang ikon dan legenda balap motor takkan lagi turun lintasan dan berkompetisi.
Rossi sendiri dicintai banyak orang bukan hanya berkat prestasinya yang mentereng, melainkan juga berkat karakternya yang humoris dan easy going. Ia pun dinilai telah memberikan perubahan besar dalam balap motor, membuat MotoGP memiliki jangkauan penggemar yang lebih luas.
Yakin Popolo Giallo Bakal Tetap Nonton MotoGP

Marquez pun meyakini pensiunnya Rossi tak serta merta membuat Popolo Giallo berhenti menonton MotoGP. Apalagi anak-anak didik Rossi di VR46 Riders Academy kini mulai berdatangan ke kelas para raja dan tampil sangat kompetitif.
"Vale takkan ada di MotoGP musim depan. Namun, saya yakin warna kuning akan tetap mendominasi sirkuit. Lebih dari separuh tribun-tribun yang ada akan tetap berwarna kuning," ungkap Marquez, yang saat ini masih dirundung cedera diplopia alias penglihatan ganda pada mata kanan.
"Vale, kariernya, dan segala hal yang ia lakukan untuk MotoGP sangatlah unik. Semua ini akan selalu unik. Mengulangnya takkan bisa dilakukan oleh pembalap siapa pun," lanjut pembalap Repsol Honda berusia 28 tahun ini.
Sebut MotoGP Harus Berterima Kasih pada Rossi
"Vale meraih banyak kemenangan dan melakukan banyak hal demi balap motor. Namun, yang paling utama, ia bikin banyak fans menyukai olahraga ini. Ini adalah hal yang tak bisa diulang. MotoGP harus berterima kasih padanya," ungkap Marquez.
Pengakuan The Atomic Ant ini pun cukup unik, mengingat ia dan Rossi selama ini berseteru. Bahkan Rossi menyatakan bahwa dirinya sulit memaafkan Marquez atas peristiwa pada 2015, meski Marquez tak pernah membenarkan tuduhan The Doctor bahwa dirinya membantu Jorge Lorenzo merebut gelar.
"Kami memang tak punya hubungan baik. Namun, saya tak masalah mengakui betapa pentingnya Vale untuk olahraga ini. Kami tak pernah jadi rival langsung beberapa tahun terakhir, dan tidak tergantung pada saya apakah hubungan kami akan berubah. Tapi itu juga bukan hal yang saya risaukan," tutup Marquez.
Sumber: Motorsport Total
Baca Juga:
Gagal Juarai WorldSBK 2021, Jonathan Rea Dapat Gelar OBE dari Kerajaan Inggris
'Honda Ngebet Gaet Joan Mir, Lebih Murah daripada Fabio Quartararo'
Tantang Remy Gardner di MotoGP, Raul Fernandez: Kita Lihat Siapa yang Terbaik
Raul Fernandez: Saya dan Fabio Quartararo Dianggap Gila ke MotoGP Tanpa Gelar
Punya Motor Terbaik, Ducati Makin Pede Turunkan 8 Rider di MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












