'Marc Marquez Hancurkan Para Rider yang Lebih Tua'
Anindhya Danartikanya | 1 Desember 2019 21:15
Bola.net - Pebalap Aruba.it Racing Ducati WorldSBK, Scott Redding, angkat topi kepada rider Repsol Honda, Marc Marquez, yang musim ini meraih gelar dunianya yang kedelapan, sekaligus yang keenam di MotoGP. Hal ini ia sampaikan lewat Speedweek.
Menurut Redding, Marquez merupakan bukti rider muda kini makin merajai MotoGP, mengingat kini hanya Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, dan Cal Crutchlow yang berusia lebih dari 30 tahun. Redding yakin bahwa Marquez telah membuka era baru.
"Para rider MotoGP kini punya usia sepantaran, karena para rider muda datang lebih cepat. Marc menghancurkan mereka semua dan para rider yang lebih tua tak lagi punya kemauan untuk mengambil risiko tinggi," ungkapnya.
Doakan Lorenzo yang Terbaik
Bukti lain bahwa MotoGP kini semakin dikuasai pebalap muda adalah pensiunnya Jorge Lorenzo akhir musim ini. Rider Spanyol tersebut pensiun dalam usia 32 tahun akibat cedera punggung berkepanjangan usai kecelakaan hebat di Assen, Belanda, Juni lalu.
Redding yakin, jika para rider muda mengalami cedera serupa, maka mereka akan tetap berupaya keras untuk pulih dan kembali bertarung sengit di lintasan. Kemauan keras macam inilah yang ia yakini tak dimiliki oleh para pebalap senior.
"Jorge rider yang hebat, meski ia agak aneh. Tapi tiap orang punya karakter masing-masing. Pada performa puncaknya, Jorge sulit dihentikan. Saya menjalani balapan yang menyenangkan dengannya dan banyak belajar darinya. Saya harapkan yang terbaik untuk masa pensiunnya," tutup Redding.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







