'Marc Marquez Juara di Tim Lain, Kenapa Tidak?'
Anindhya Danartikanya | 29 November 2017 12:15
Bola.net - - Crew chief Marc Marquez di Repsol Honda, Santi Hernandez tak memungkiri bahwa rider berusia 24 tahun tersebut memiliki hasrat untuk menambah koleksi gelar dunianya lewat motor pabrikan lain di MotoGP. Hal ini disampaikan Hernandez dalam wawancaranya dengan Motorsport.
Baru lima tahun ikut serta di MotoGP, Marquez sudah mengoleksi empat gelar dunia, sebagai tambahan dari dua gelar yang telah ia dapat di kelas yang lebih ringan. Selama lima tahun ini pula, ia membela Repsol Honda dan kontraknya akan habis pada akhir tahun depan.
Prestasi yang gemilang membuat Marquez digosipkan bakal ke KTM dalam waktu dekat. Kedua belah pihak sama-sama membantah soal kabar ini, namun Hernandez yakin Marquez takkan menutup kemungkinan untuk pindah ke tim lain di masa depan untuk mencari tantangan baru.
Marc punya talenta, kekuatan dan ambisi meraih gelar dunia dengan motor lain. Jika saya merupakan sebuah pabrikan, yang saya inginkan membela tim saya adalah Marc. Saya ingin ia melakukan hal yang ia lakukan di Honda. Ia pekerja keras, ambisius, menyenangkan dan selalu mengerahkan segalanya, ujarnya.
Hernandez pun yakin Marquez layaknya pesepakbola FC Barcelona, Lionel Messi, yang ia yakini diincar oleh tim manapun di berbagai belahan bumi. Pria Spanyol ini juga menyatakan bahwa Marquez memiliki segala kualitas untuk membuktikan bahwa dirinya juga bisa juara tanpa Honda.
Ia adalah rider yang diinginkan semua pabrikan. Ia seperti Lionel Messi. Apakah Messi akan meninggalkan Barcelona? Saya rasa tidak. Tapi apakah semua tim di dunia menginginkan Messi? Jelas. Apakah ia akan menang jika meninggalkan Barca? Itulah yang tak diketahui, tapi ia punya segalanya untuk membuktikan diri, tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







