Marc Marquez: Main Aman Bisa Menguntungkan demi Rebut Gelar
Anindhya Danartikanya | 10 September 2018 13:10
- Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez tak memungkiri bahwa target utamanya setiap menjalani pekan balap adalah kemenangan. Meski begitu, ia juga menyatakan bahwa bermain aman kadang cukup menguntungkan demi merebut gelar dunia yang ketujuh.
Marquez tak pelak lagi merupakan salah satu rider yang difavoritkan di MotoGP Misano, San Marino pada Minggu (9/9), namun pada akhirnya ia harus mengakui kekuatan duet rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo.
Start kelima, dalam balapan ini Marquez sama sekali tak punya kesempatan memimpin balapan. Ia tertinggal jauh dari Dovizioso sejak lap pertama, dan harus susah payah bertarung dengan Lorenzo demi memperebutkan posisi kedua.
Marquez pun berhasil mendapatkannya usai Lorenzo terjatuh dan gagal finis pada Lap 26. Meski tak menang, rider 25 tahun ini tetap mendapat tambahan 20 poin, hingga posisinya di puncak klasemen kian kokoh. Dengan 221 poin, kini ia unggul 67 poin dari Dovizioso.
Capai Limit Performa
Dovi berkendara dengan sempurna. Saya kehilangan banyak waktu di dua titik utama akselerasi, tapi mampu mengejar di beberapa titik pengereman. Tapi sepanjang balapan situasi saya sulit. Saat saya lihat Dovi menjauh, saya mencoba menempel Jorge untuk menyerangnya di akhir balap, ujarnya dalam jumpa pers.
Tapi jujur saja, saya mencapai limit. Saya terlalu ngotot di beberapa area. Jika Anda pantang menyerah, biasanya Anda dapat sesuatu. Kali ini kami dapat 20 poin. Kami meninggalkan Misano dengan keunggulan 67 poin, jadi saya senang dan kini kami akan pergi ke Aragon, sirkuit yang saya sukai, lanjutnya.
Kendalikan Risiko
Marquez pun mengaku tetap pantang menyerah demi merebut kemenangan di setiap pekan balap, namun tak mau ambil risiko berlebihan demi menghindari kesalahan. Ia menyebut, bila ia kelewat ngotot mengejar Dovizioso, maka ia bisa saja terjatuh seperti Lorenzo dan keunggulannya di klasemen bisa menurun drastis.
Dovi ingin mendorong saya untuk melakukan kesalahan. Tapi saya punya pengalaman. Saya akan tetap ngotot di setiap pekan balap. Saya akan ngotot seperti di Austria sampai lap terakhir. Saya ngotot hari ini dan juga di Brno. Saya ngotot tapi terkendali, ungkap rider asal Cervera, Spanyol ini.
Setiap hari Kamis, kami selalu berpikir kami harus memenangi balapan, kemudian di akhir pekan kami akan lihat situasinya. Tapi mentalitas saya adalah 'menyerang untuk bertahan'. Yang tak boleh saya lakukan hanyalah melakukan kesalahan. Saya akan ngotot lagi di Aragon. Tapi jika tak bisa menang, saya harus naik podium di semua balapan. Ini target saya, tutupnya. (cn/dhy)
Baca Juga:
Marinelli Snipers Legawa Romano Fenati Dilarang Dua Kali Balap
Valentino Rossi Tanggapi Kontroversi Romano Fenati di Misano
Dovizioso Sebut Kemenangan di Misano Bagai 'Simulasi' MotoGP 2019
Kontroversi Romano Fenati di Misano, Bikin Heboh Paddock MotoGP
Klasemen Sementara MotoGP 2018 Usai Seri Misano
Hasil Balap MotoGP Misano 2018: Lorenzo-Miller Jatuh, Dovizioso Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





