Marc Marquez: Mustahil Punya Teman di MotoGP
Editor Bolanet | 27 September 2016 16:30
Akibat peristiwa ini, hubungan Rossi dan Marquez yang terkenal sangat baik dan akrab berubah menjadi penuh ketegangan. Berkat kejadian ini pula, Marquez menyadari dirinya hanya harus fokus pada performa sendiri dan mengalahkan semua rival di lintasan.
Meski begitu, Marquez mengaku lega sudah 'berbaikan' dengan Rossi, setelah keduanya berjabat tangan di MotoGP Catalunya, Spanyol pada bulan Juni lalu. Rider berusia 23 tahun ini mengaku aksi tersebut mengangkat beban dari bahunya.
Rivalitas tumbuh bersamaan dengan persaingan. Tentu kini saya punya hasrat yang lebih besar untuk menjadi yang terbaik. Saya tak boleh peduli, meski sejatinya juga tak menyukai situasi macam ini. Aksi jabat tangan di Montmelo membuat beban jadi hilang, tak hanya bagi saya, melainkan juga bagi semua orang, ujarnya kepada Tutto Motori.
Meski sudah 'berbaikan' dengan Rossi, Marquez meyakini hubungan mereka takkan bisa kembali seperti dulu, dan menyadari bahwa nyaris mustahil berteman dengan para rivalnya.
Saya sudah belajar bahwa hanya ada sedikit teman di sini. Hubungan kami memang profesional, tapi dalam balapan, mustahil kami jadi teman. Yang penting, kami harus profesional, ramah dan saling menghormati. Tapi tetap saja, pada akhirnya, setiap orang punya target masing-masing, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















