Marc Marquez Ragukan Team Order Ducati: Gampang Kalau Jorge Martin dan Pecco Bagnaia Beda Motor
Anindhya Danartikanya | 30 Oktober 2024 12:08
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, yakin takkan mudah baginya dan pembalap Ducati lainnya membantu salah satu di antara Jorge Martin dan Pecco Bagnaia untuk menjuarai MotoGP 2024. Menurutnya, team order bakal mudah dijalankan jika dua rider yang berebut gelar naik motor berbeda.
Pada musim-musim sebelumnya, Ducati harus melawan rider pabrikan lain dalam berebut gelar dunia. Namun, pada 2023 dan 2024, Martin dan Bagnaia berebut gelar sampai seri-seri terakhir. Alhasil, team order memang sulit dijalankan dalam dua tahun terakhir.
Meski begitu, kali ini Ducati dirumorkan lebih mendukung Bagnaia untuk jadi juara. Pasalnya, ia membela Ducati Lenovo Team selaku tim pabrikan. Selain itu, Martin juga akan pindah ke Aprilia Racing pada 2025, sehingga Ducati tak ingin stiker nomor 1 menempel di motor RS-GP musim depan.
Setiap Rider Ingin Kerahkan 100% untuk Dirinya Sendiri

Marquez dan Enea Bastianini, yang sudah tak lagi punya kans matematis untuk jadi juara musim ini, berpotensi jadi rider-rider yang melakukan interfensi dalam duel Martin vs Bagnaia. Pasalnya, Marquez dan Bastianini juga sama kuatnya dan sedang bertarung memperebutkan peringkat ketiga.
Atas alasan ini, Marquez yakin menuruti team order dari Ducati bakal sulit. "Sebagai pembalap, Anda akan selalu mencoba mengerahkan 100% dari diri Anda. Kita sudah lihat di Phillip Island, jika Anda harus melakukan manuver yang kuat, Anda pasti akan melakukannya," ujarnya via TNT Sports, Minggu (27/10/2024).
Musim lalu, Bastianini, Johann Zarco, Marco Bezzecchi, Alex Marquez, Luca Marini, dan Fabio di Giannantonio diketahui sama-sama diberi arahan oleh Ducati untuk tidak menghalang-halangi laju Bagnaia dan Martin. Musim ini, arahan tersebut berpotensi kembali diluncurkan Ducati.
Martin dan Bagnaia Tak Perlu Kepikiran Team Order
"Posisi Ducati sulit, karena dua rider Ducati memperebutkan gelar dunia. Jika satunya rider Ducati dan satunya lagi rider KTM, maka mudah saja untuk tahu apa yang harus Anda lakukan. Namun, situasinya seperti ini. Saya rasa semua orang akan tetap mengerahkan 100%," ungkap Marquez.
Di lain sisi, sang delapan kali juara dunia ini yakin bahwa Martin dan Bagnaia tak perlu mengharapkan team order jika mereka cukup percaya diri bisa melaju cepat dalam dua seri terakhir musim ini.
"Saya selalu mengatakan hal yang sama: jika Anda punya kecepatan, Anda takkan butuh team order. Jika Anda jadi rider tercepat di luar sana, Anda takkan butuh team order. Jadi, saya rasa pembalap yang tercepat lah yang bakal menang," tutupnya.
Sumber: TNT Sports
Baca Juga:
- Marc Marquez Puas Tuntaskan Rasa Penasaran pada Ducati Usai 10 Tahun Lebih Kendarai Honda
- 5 Pembalap Tim Satelit yang Sukses Jadi Juara Dunia MotoGP, Akankah Jorge Martin Menyusul?
- Jorge Martin Merasa Terhormat Kembali Lawan Pecco Bagnaia Jelang Match Point di MotoGP Malaysia
- Cedera Tangan, Debut Fermin Aldeguer di Tes Pascamusim MotoGP Valencia Terancam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






