Marc Marquez: Saya Ini Manusia Biasa, Wajar Butuh Waktu Pelajari Ducati
Anindhya Danartikanya | 26 Februari 2024 15:15
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, berharap para penggemarnya tak berharap terlalu banyak dari kiprahnya di MotoGP 2024. Menurutnya, ekspektasi terlalu tinggi berpeluang menimbulkan kekecewaan. Apalagi, ia merasa belum cocok dengan Ducati Desmosedici GP23 selama tes pramusim.
Marquez mengakhiri tes pramusim Malaysia dan Qatar masing-masing di posisi 6 dan 4. Ia mengaku puas atas performanya dalam lap tunggal atau time attack. Namun, ia merasa masih harus lebih baik dalam simulasi balap, di mana ia harus mencari performa dan ritme yang jauh lebih konsisten.
"Saya bisa memahami ekspektasi fans. Mereka percaya pada saya, tetapi sudut pandang lainnya adalah realita. Realitanya adalah saya datang dari empat tahun yang sulit. Saya masih harus kembali menemukan kepercayaan diri," ujar Marquez kepada Marca pada Senin (19/2/2024).
Marc Marquez Maklumi Pembalap Muda Lebih Cepat

Marquez mengaku ia sendiri tak punya harapan muluk, sehingga ia menjalani masa tes pramusim dengan sikap santai. "Jika Anda mengamati pramusim, saya hanya mencoba untuk mengendalikan segalanya dengan cara terbaik, mencoba tenang dan mencoba memahami motor, karena ini semua butuh waktu," tuturnya.
"Saya manusia biasa dan waktu terus berlalu. Anak-anak muda berdatangan dan mereka cepat. Ini proses alami. Setiap atlet punya masanya sendiri, dan secara bertahap Anda harus tahu cara beradaptasi dengan situasi," lanjut Marquez, yang menginjak usia 31 tahun pada 17 Februari 2024 lalu.
Marc Marquez Masih Belajar dari Rider Ducati Lainnya

Marquez juga menyatakan ia masih harus memetik banyak pelajaran dari rider Ducati lainnya dalam beradaptasi, seperti Pecco Bagnaia, Jorge Martin, dan Marco Bezzecchi. "Tentu saja musim ini bakal sulit. Ada 2-3 pembalap, terutama di Ducati, yang mengendalikan motor ini dengan sangat baik," ungkapnya.
"Saya mencoba untuk belajar dari mereka, tetapi ini butuh waktu dan sulit. Kita lihat saja nanti apakah saya bisa mendekat secara bertahap. Namun, itu bukan target saya. Jika target saya adalah kemenangan, maka saya bakal sangat frustrasi," pungkas sang delapan kali juara dunia.
Sumber: Marca
Baca juga:
- Ducati Sebut Enea Bastianini Takkan Jadi Opsi Tunggal Rider Kedua di MotoGP 2025
- Ducati Soal Kontrak Baru Pecco Bagnaia: Sama-Sama Ingin Lanjut, Nggak Usah Buru-Buru
- Tunggu 1.945 Hari: Kisah Andrea Iannone Langsung Naik Podium Usai 4 Tahun Dilarang Balapan
- Galeri Foto Kompilasi Corak Mobil Formula 1 2024: 10 Tim, 11 Desain Berbeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Krisis Lini Belakang, Real Madrid Bidik Bek Top Eropa
Liga Spanyol 28 April 2026, 16:01
LATEST UPDATE
-
Ujian Sesungguhnya bagi Arsenal di Markas Atletico Madrid
Liga Champions 28 April 2026, 23:16
-
Link Live Streaming Liga Champions: PSG vs Bayern
Liga Champions 28 April 2026, 22:30
-
Hasil PSBS vs Malut United: Pesta 7 Gol Tim Tamu
Bola Indonesia 28 April 2026, 22:19
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: PSG vs Bayern
Liga Champions 28 April 2026, 21:45
-
Motivasi Ekstra 2 Pilar Atletico Madrid di Semifinal Kontra Arsenal
Liga Champions 28 April 2026, 21:17
-
Julian Alvarez Diminati Arsenal, Diego Simeone Buka Suara Jelang Semifinal
Liga Champions 28 April 2026, 20:59
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Borneo FC 29 April 2026
Bola Indonesia 28 April 2026, 20:52
LATEST EDITORIAL
-
5 Rekor yang Masih Bisa Dipecahkan atau Disamai Bayern Munchen Musim Ini
Editorial 28 April 2026, 14:07
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46













