Marc Marquez Sebut MotoGP 2025 Mirip Musim 2019, Tanda-Tanda Raih Gelar Dunia Ke-9?
Anindhya Danartikanya | 28 Agustus 2025 13:58
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menyebut dominasinya di MotoGP 2025 mengingatkannya kepada musim 2019 ketimbang musim 2014. Perlu dicatat, bahwa 2014 dan 2019 merupakan musim terkuat Marquez di kelas para raja, di mana ia nyaris tak terkalahkan.
Pada 2014, Marquez meraih 14 podium, termasuk 13 kemenangan, dari 18 seri. Sebanyak 10 dari 13 kemenangan kala itu bahkan ia raih secara beruntun. Pada 2019, ia meraih 18 podium, termasuk 12 kemenangan, dalam 19 seri. Kala itu, ia juga merebut gelar dunianya yang kedelapan.
Musim ini, 14 seri telah berlalu. Marquez mengantongi 14 podium Sprint, termasuk 13 kemenangan. Selain itu, ia juga meraih 12 podium Grand Prix, termasuk 10 kemenangan. Masih ada delapan seri tersisa, sehingga rider Spanyol ini masih bisa menambah koleksi medali dan trofinya.
Harus Jaga Konsentrasi, Tak Boleh Kelewat Percaya Diri

Tak cuma itu. Marquez juga sedang memimpin klasemen dengan 455 poin, unggul 175 poin dari Alex Marquez di peringkat kedua. Ia berpotensi mengunci gelar dua seri lagi, tepatnya di Misano. Ia pun mengakui keunggulan poin yang masif ini tidaklah wajar, bahkan bagi standarnya sendiri.
"Saya rasa ini bukan hal yang normal. Bahkan dalam mimpi terbaik saya pun hal ini tidak normal. Dalam mimpi saya, saya hanya berjuang merebut gelar dunia, berusaha tetap berada di antara yang terbaik, dan bertarung hingga akhir," ungkapnya kepada GPOne, Sabtu (23/8/2025).
"Sekarang kami memiliki keunggulan besar, dan setelah jeda musim panas, kami langsung kembali ke performa terbaik, di level yang sama seperti ketika kami rehat. Sekarang, yang krusial adalah menjaga konsentrasi dan tidak terlalu percaya diri," lanjut rider berusia 32 tahun ini.
Bertarung di Depan dengan Banyak Rival Berbeda
Meski menyadari dominasinya, Marquez menyebut musim 2025 lebih mirip dengan 2019, ketika ia kerap bertarung dengan Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, Alex Rins, Fabio Quartararo, dan Danilo Petrucci. Musim ini, ia kerap berjibaku dengan Alex Marquez, Pecco Bagnaia, dan Marco Bezzecchi.
"Ini mirip dengan 2014 atau 2019, mungkin lebih ke yang terakhir. Pada 2014 saya sering menang, seperti tahun ini, tapi pada 2019 saya selalu di depan bersama lawan-lawan berbeda. Ada rival yang mengalahkan saya di beberapa kesempatan, tapi saya selalu di antara yang terdepan," tuturnya.
"Itulah hal terpenting: konsistensi. Akan datang sirkuit berbeda, seperti Barcelona, yang saya anggap sebagai trek yang tak bersahabat bagi saya, di mana mungkin mereka bisa mengalahkan saya, tetapi saya akan coba naik podium. Target saya adalah selalu finis di tiga besar," pungkasnya.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Fabio Quartararo Minta Yamaha Pertahankan Jack Miller, Sebut Rider Lain Nggak Paham Mesin V4
Didampingi Jonathan Rea, Arai Agaska Mulai Jalani Yamaha BLU CRU Master Camp 2025 di Valencia
Franco Morbidelli Maklumi 'Kedekatan' Pedro Acosta dan Tim Valentino Rossi, Takkan Dendam Jika Didepak
Arai Agaska Tiba di Valencia untuk Yamaha BLU CRU Master Camp 2025, Disambut Miguel Oliveira dan Remy Gardner
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


