Marc Marquez Sebut Nasib Kolaborasinya dengan Red Bull Ada di Tangan Ducati
Anindhya Danartikanya | 29 Agustus 2024 13:27
Bola.net - Marc Marquez menyatakan bahwa dirinya bertekad melanjutkan kerja sama dengan Red Bull di MotoGP 2025. Namun, ia tak memungkiri bahwa kolaborasi ini bisa saja berakhir jika Ducati Lenovo Team tak memberikan lampu hijau. Pasalnya, skuad ini disponsori oleh rival Red Bull, Monster Energy.
Marquez sendiri sudah disponsori secara pribadi oleh Red Bull sejak 2008, yakni tahun perdananya di kelas GP125, ketika ia masih membela KTM. Sejak itu, Red Bull terus mendukungnya, dan bahkan sampai memutuskan untuk ikut menjadi salah satu co-sponsor Repsol Honda mulai 2015.
Kesetiaan Red Bull pada Marquez pun diuji ketika sang delapan kali juara dunia memilih meninggalkan Repsol Honda demi Gresini Racing musim ini. Sekalinya Marquez hengkang, Red Bull ikut hengkang pula dari Repsol Honda, tetapi tetap menjadi sponsor pribadi bagi rider Spanyol itu.
Terancam Kehilangan 5 Sponsor Pribadi

Terpuruk bersama Honda selama empat tahun, Marquez nekat memutuskan kontrak yang masih tersisa semusim demi membela Gresini, yang merupakan tim satelit Ducati. Ambisi Marquez untuk kembali merebut gelar dunia sekali lagi terbukti dari kenekatannya meninggalkan Gresini demi Ducati Lenovo Team pada 2025.
"Level Gresini Racing sangat dekat dengan tim pabrikan. Jadi, bertahan di Gresini bisa jadi opsi yang baik, apalagi jika dapat motor pabrikan. Sayangnya, saya tak punya kans itu. Namun, saya dapat jalan lain, yakni jalan terbaik, jalan yang membawa saya ke tim pabrikan Ducati," ujar Marquez via GPOne, Kamis (15/8/2024).
Namun, dengan membela Ducati Lenovo Team, Marquez terancam kehilangan lima sponsor pribadi yang diduga memberinya insentif yang sangat masif, yakni Estrella Galicia, Samsung, Allianz, Oakley, dan Red Bull. Pasalnya, sponsor-sponsor ini merupakan rival dari lima sponsor besar Ducati Lenovo Team.
Kesuksesan di Trek Lebih Penting
Menurut Marquez, memang tak punya banyak pilihan jika benar-benar ingin kembali merebut gelar dunia. Ia bahkan secara gamblang menyatakan bahwa yang terpenting saat ini adalah kesuksesan di lintasan, bukan kesuksesan secara finansial berkat sponsor-sponsornya yang setia.
Atas alasan ini, ia mensinyalir bakal legawa jika Ducati melarangnya melanjutkan kerja sama dengan Red Bull. Sebagai catatan, hal serupa juga harus dilakoni Enea Bastianini pada 2023, di mana ia terpaksa meninggalkan Red Bull demi Monster Energy ketika membela Ducati Lenovo Team.
"Saya ada titik pada karier balap saya di mana satu-satunya hal terpenting adalah berada di tempat yang tepat demi jadi yang terbaik di trek. Saat ini, tempat itu adalah tim pabrikan Ducati. Saya sudah bersama Red Bull sejak 2008 dan saya ingin terus bekerja dengan mereka. Namun, kini kuncinya ada di tangan Ducati," tutup Marquez.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
KTM: Dani Pedrosa Bos Kami yang Sesungguhnya, Test Rider Lain Tinggal Naik Motor
Ducati Sebut Gresini Tim Ideal untuk Temani Fermin Aldeguer Debut di MotoGP 2025
Pesan Marc Marquez untuk Fermin Aldeguer: Kau Bergabung dengan Tim yang Hebat!
Rekap Perpindahan Pembalap MotoGP 2025: Fermin Aldeguer Bela Ducati Lewat Gresini Racing
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

