Marc Marquez Sempat Bikin Ibunda Marah Sebelum Kunci Gelar
Anindhya Danartikanya | 9 Oktober 2019 09:30
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku sempat membuat ibunya, Roser Alenta, marah besar sebelum mengunci gelar dunia MotoGP di Buriram, Thailand, pada Minggu (6/10/2019). Pasalnya, ia sempat mengalami kecelakaan hebat di Tikungan 7 dalam sesi latihan bebas pertama (FP1) pada Jumat (4/10/2019).
Ban yang kotor dan belum mencapai suhu ideal dikabarkan menjadi penyebabnya. Marquez pun terlempar dari motor dan terjatuh keras di aspal. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit usai kesulitan bernapas dan mengeluhkan rasa sakit di bagian punggung dan kaki. Beruntung, ia bebas dari cedera apa pun.
Uniknya, usai kecelakaan itu, Marquez tampil kompetitif dalam balapan. Bertarung sengit dengan rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo. Ia bahkan sukses meraih kemenangan, setelah membekuk El Diablo di tikungan terakhir. Marquez mengaku ibunya cemas menonton dari rumahnya di Cervera, Spanyol.
Pasti Sudah Cemas Sejak Lama
"Ibu saya 'menderita' karena saya ambil risiko di tikungan terakhir. Saya sejatinya membuatnya marah pada Jumat, karena kami mulai pekan balap dengan rasa takut yang besar. Anda yang jatuh, tapi orang di sekeliling lebih takut," ujarnya dalam di Campus Repsol, Madrid, Selasa (8/10/2019) seperti yang dilansir MotoGP.com.
Meski membuat ibunya takut, Marquez mengaku sangat berterima kasih kepada kedua orang tuanya, yang telah mendukungnya untuk menjadi pebalap motor sejak masih anak-anak, bahkan membelikannya motor saat masih berusia 4 tahun.
"Mereka sudah ada di belakang saya selama bertahun-tahun, mereka adalah pondasi saya. Saat anak berusia 4 tahun minta dibelikan motor tapi ayah dan ibunya tak mewujudkannya, maka bakal sulit ada di sini. Tapi logisnya, mereka sudah cemas soal saya selama bertahun-tahun," ungkap rider 26 tahun ini.
Terima Kasih Atas Dukungan Orang Terdekat
Marquez juga mengaku senang bisa meraih gelar dunianya yang kedelapan, yang juga merupakan yang keenam di MotoGP. Ia yakin, tanpa keluarga, kerabat dekat, dan juga timnya, ia takkan bisa meraih prestasi segemilang ini.
"Musim ini nyaris sempurna. Kami pun sukses meraih target utama kami, yakni gelar dunia Kami sangat bangga atas cara kami meraihnya. Saya bicara sebagai sebuah kelompok, karena keberadaan saya di sini berkat tim saya, semua orang yang ada di sekeliling saya, yang mendukung saya setiap hari," tutupnya.
Marquez akan kembali turun lintasan di kandang Honda, yakni Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang, pada 18-20 Oktober mendatang.
Sumber: MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






