Marc Marquez: Setelah Cedera Parah Berkepanjangan, Kini Kemenangan Terasa Seperti Hadiah
Anindhya Danartikanya | 10 Maret 2025 19:52
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menyatakan kini kemenangan di MotoGP terasa seperti hadiah, terutama setelah ia mengalami cedera lengan yang parah dan berkepanjangan. Ia menyadari setiap kemenangan merupakan hal spesial yang harus disyukuri dan dirayakan.
Setelah mengunci gelar dunia yang kedelapan pada 2019, Marquez mengalami kecelakaan horor di Jerez, Spanyol, pada Juli 2020. Insiden itu memicu patah tulang lengan kanan, sehingga Marquez harus absen semusim penuh dan menjalani empat operasi besar sebelum pulih sepenuhnya pada 2023.
Setelah melihat empat musim yang kelam, Marquez lebih menghargai perjuangannya ketika masih sehat dan bugar, terutama ketika ia membela Gresini Racing pada 2024, yakni skuad yang membantunya bangkit dan kembali menemukan motivasi untuk melanjutkan karier.
Kemenangan Bukan Sesuatu yang Normal

Sekarang, sang delapan kali juara dunia menyadari bahwa dominasi yang ia sajikan pada masa lampau, terutama pada 2014 dan 2019, bukanlah sesuatu yang normal. Alhasil, kini Marquez juga lebih mengapresiasi semua hasil baik yang ia raih.
"Lima tahun yang lalu, sebelum cedera, kemenangan adalah sesuatu yang terasa normal. Sekarang saya menyadari bahwa kemenangan bukanlah sesuatu yang normal," ujar Marquez kepada The Telegraph seperti yang dikutip Crash.net, Senin (10/3/2025).
"Setelah semua cedera dan empat atau lima operasi panjang di lengan, kini setiap kemenangan bagi saya terasa seperti hadiah," lanjut pembalap berusia 32 tahun ini.
Pentingnya Kesehatan Mental dan Dukungan Tim
Marquez menekankan kesehatan mental adalah aspek yang sangat penting dalam kariernya. Ia menyadari bahwa, meskipun ia membela tim sekaliber Repsol Honda, tantangan terbesar yang ia hadapi adalah keraguan dalam dirinya sendiri. Inilah alasan ia bergabung ke Gresini.
"Saya telah menjalani karier yang luar biasa, dan sekarang saya kembali mendorong diri ke batas kemampuan untuk mencoba berkembang. Tahun lalu, saya melakukan hal tersulit dalam karier saya, yaitu bangkit dari cedera-cedera tersebut dan menang lagi bersama Gresini," tutupnya.
Sumber: The Telegraph, Crashnet
Baca Juga:
- Marc Marquez Ngaku Tak Pernah Takut Kecelakaan, Justru Jadi Bahan Evaluasi agar Lebih Cepat
- Agar Pembalap Tak Dipenalti, Pirelli Ingin Benahi Kontroversi Tekanan Ban MotoGP pada 2027
- Daftar Pembalap Formula 1 2026: Siapa Saja Calon Pembalap Cadillac?
- 6 Rookie Ramai-Ramai Hebohkan Formula 1 2025: Semuanya Belum Lahir saat Debut Fernando Alonso
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Resmi Hadapi Oman di Jakarta pada FIFA Matchday 5 Juni 2026
Tim Nasional 25 April 2026, 22:22
LATEST UPDATE
-
Barcelona Akui Susah Payah untuk Bawa Pulang 3 Poin dari Kandang Getafe
Liga Spanyol 25 April 2026, 23:58
-
Megawati dan Boy Arnez Jadi MVP, Berikut Daftar Lengkap Penghargaan Proliga 2026
Voli 25 April 2026, 23:48
-
Man of the Match Liverpool vs Crystal Palace: Florian Wirtz
Liga Inggris 25 April 2026, 23:30
-
Man of the Match Getafe vs Barcelona: Pedri
Liga Spanyol 25 April 2026, 23:24
-
Hasil Lengkap Thomas Cup dan Uber Cup 2026
Bulu Tangkis 25 April 2026, 22:59
-
Timnas Indonesia Resmi Hadapi Oman di Jakarta pada FIFA Matchday 5 Juni 2026
Tim Nasional 25 April 2026, 22:22
-
Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 25 April 2026, 21:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46








