Marc Marquez Peringatkan Para Rival: Saya Masih Jauh dari Performa Terbaik, Tapi Masih Cepat!

Marc Marquez Peringatkan Para Rival: Saya Masih Jauh dari Performa Terbaik, Tapi Masih Cepat!
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menyebut dominasinya dalam MotoGP Hungaria di Sirkuit Balaton Park, 5-7 Juni 2026, sama sekali tak terduga dan di luar rencana. Sebab, cedera bahu kanannya belum pulih benar.

Seperti yang diketahui, bahu kanan Marquez cedera akibat tertabrak Marco Bezzecchi di GP Indonesia 2025 dan tak kunjung pulih. Usai jatuh di GP Prancis pada tengah Mei lalu, cedera bahunya memburuk dan harus operasi lagi.

Dalam pekan balap kali ini, sang sembilan juara dunia justru sukses besar merebut Grand Slam. Sebab, ia berhasil merebut pole, memenangi Sprint, memenangi Grand Prix, dan mencatat lap tercepat di balapan utama.

Masih Belum Bisa Berkendara Seperti Dulu

Masih Belum Bisa Berkendara Seperti Dulu

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Boglarka Bodnar/MTI via AP

Marquez yakin dominasinya terbantu oleh banyaknya tikungan kiri di Balaton. Sebab, ia merasa kondisi fisiknya belum pria. Namun, ia yakin masih punya kecepatan yang baik untuk bisa meraih hasil baik dalam balapan.

"Kondisi fisik saya agak lemah, dan lebih kesulitan. Namun, saya tetap percaya dan kami berhasil. Bangkit setelah (insiden) Indonesia, menang lagi setelah cedera terakhir di Indonesia," ujarnya via Motorsport.com.

"Ini sulit secara fisik, tetapi lebih sulit secara mental. Saya merasa masih jauh dari performa terbaik]saya, jauh dari cara saya berkendara. Namun, saya masih cepat," lanjut pembalap Spanyol berusia 33 tahun ini.

Kemenangan di Hungaria Tak Dalam Rencana

Uniknya, meski yakin masih punya kemampuan dan kecepatan yang mumpuni, Marquez mengaku bahwa ia sejatinya tak mengira bakal meraih kemenangan ganda di Balaton, apalagi ia sempat kesulitan di Seri Mugello, Italia.

"Saya adalah orang yang yakin, tapi tentu saja kemenangan ini tidak ada dalam rencana. Anda dapat melihat di atas kertas bahwa saya tidak berbohong. Hanya di FP2, saya memberikan segalanya," ungkapnya.

"Namun di Mugello, saya tak punya ritme yang cukup baik untuk melakukannya dan saya sangat kesulitan. Namun, di sini, saya tampil baik dengan gaya berkendara saya dan itu sangat membantu menghemat energi," tutupnya.

Sumber: Motorsportcom