Marc Marquez Soal Kerja Bareng Pecco Bagnaia: Rekan Setim Memang Harus Dekat saat Tes
Anindhya Danartikanya | 20 November 2024 16:00
Bola.net - Pembalap anyar Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, senang bisa bekerja bersama Pecco Bagnaia dalam dalam tes pascamusim MotoGP Barcelona, Spanyol, Selasa (19/11/2024). Menurutnya, dalam masa-masa tes, rekan setim memang harus bekerja sama dengan baik demi mengembangkan motor.
Pada pertengahan sesi tes ini, Marquez kedapatan menyambangi Bagnaia untuk membicarakan performa motor-motor yang mereka jajal. Inilah momen perdana mereka sebagai tandem. Bagnaia mencatatkan waktu tercepat ketiga dengan 1'39.398, sementara Marquez mencatatkan waktu tercepat keempat dengan 1'39,454.
Soal diskusi mereka, Bagnaia mengaku Marquez tidak meminta nasihat apa pun, tetapi mereka sekadar bertukar komentar untuk menyamakan masukan kepada para insinyur Ducati. Menurut Bagnaia, ia dan Marquez punya gaya balap berbeda, tetapi sama-sama punya pengereman yang agresif.
Saling Tukar Komentar, Umpan Baliknya Mirip

Marquez pun mengonfirmasi pernyataan Bagnaia. "Yang terpenting adalah memiliki hubungan yang dekat dengan rekan setim, terutama saat ini, karena di Malaysia nanti kami akan menjajal apa yang akan kami pakai memulai musim. Pecco dan saya sudah mengobrol," ungkap Marquez kepada GPOne usai tes.
"Namun, pertama kami harus bicara dengan para insinyur terlebih dahulu. Mereka sudah punya beberapa informasi dan setelahnya kami (pembalap) saling tukar komentar sendiri. Yang penting adalah umpan baliknya sangat mirip dan punya motor yang stabil di semua trek," lanjutnya.
Senang Bisa Kembali Bela Tim Pabrikan
Selain bertandem dengan Bagnaia, Marquez juga diketahui berganti crew chief. Setelah Frankie Carchedi dipastikan bertahan di Gresini Racing, Marquez dipasangkan dengan Marco Rigamonti, yang sebelumnya merupakan crew chief Andrea Iannone, Johann Zarco, dan Enea Bastianini.
"Yang paling utama adalah hubungan dengan tim sangat baik, saya bahkan langsung nyaman sejak awal. Sudah jelas saya nyaman karena tak perlu ganti pabrikan dan motor, serta sudah mengenal banyak insinyur. Selain itu, kembali bekerja dengan tim pabrikan berarti ada program yang sangat jelas, dan para rider 100% menjadi pusat proyeknya," tutupnya.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Diskusi Bareng Marc Marquez, Pecco Bagnaia: Dia Tidak Minta Nasihat, Cuma Tukar Komentar
Aprilia Puji Debut Jorge Martin: Sudah Juara Dunia, Punya Jiwa Pemimpin Pula
Marc Marquez Ngaku Canggung Masuk Garasi Ducati Gara-Gara Ingat Rivalitas dengan Andrea Dovizioso
Video: Kecelakaan Pertama Jorge Martin Bareng Aprilia di Tes Pascamusim MotoGP Barcelona 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Perancis dan Norwegia Lolos ke 32 Besar
Piala Dunia 23 Juni 2026, 09:28
-
Man of the Match Norwegia vs Senegal: Erling Haaland
Piala Dunia 23 Juni 2026, 09:15
-
Man of the Match Prancis vs Irak: Kylian Mbappe
Piala Dunia 23 Juni 2026, 08:06
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Yordania vs Aljazair 23 Juni 2026
Piala Dunia 23 Juni 2026, 06:30
LATEST UPDATE
-
Denzel Dumfries Yakin Belanda Punya Kualitas untuk Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juni 2026, 15:42
-
Serunya KapanLagi Book Club Bersama Naela Ali, Emosi Jadi Karya Ilustrasi
Lain Lain 23 Juni 2026, 15:04
-
Thomas Tuchel Punya Resep Unik untuk Inggris: Jangan Ganggu Musiknya
Piala Dunia 23 Juni 2026, 14:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








