Marc Marquez Soal Rivalitas dengan Pecco Bagnaia: Sudah Dewasa, Kami Nggak Perlu Perang
Anindhya Danartikanya | 23 April 2025 11:41
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menanggapi banyak pihak yang kaget karena ia dan Pecco Bagnaia akur di MotoGP 2025. Menurutnya, ini terjadi karena ia dan Bagnaia sudah dewasa dan tak perlu cekcok. Marquez juga menyatakan bahwa rivalitas rekan setim tidak perlu di bawa sampai ke luar trek.
Selama berkarier di MotoGP, Marquez pernah bertandem dengan banyak nama besar, dari Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, Alex Marquez, Pol Espargaro, Joan Mir, sampai Bagnaia. Di antara para rider ini, Marquez menjalani duel paling sengit dengan Pedrosa, yang jadi tandemnya di Repsol Honda pada 2013-2018.
Meski begitu, Marquez sempat diprediksi akan menjalani rivalitas yang jauh lebih sengit dengan Bagnaia. Sebab, keduanya merupakan juara dunia MotoGP, apalagi Bagnaia merupakan anak didik dari Valentino Rossi, yang cekcok dengan Marquez sejak 2015 lalu. Nyatanya, mereka justru akur-akur saja.
Bisa Ngobrol di Luar Lintasan

Marquez dan Bagnaia bekerja sama mengembangkan Desmosedici dengan baik, dan bahkan kerap menghabiskan waktu bersama di luar sesi latihan, kualifikasi, dan balapan pada pekan balap MotoGP. Kepada Diario AS pada Selasa (22/4/2025), Marquez menjelaskan alasan mengapa ia dan Bagnaia akur.
"Saya sudah bilang, dan saya bakal bilang lagi: Saya tidak menanggapi rivalitas dengan seorang rekan setim dengan cara yang sama seperti yang saya lakukan saat masih berusia 20 tahun. Pada usia 32 tahun, saya paham bahwa rivalitas di trek memang ada, tetapi di luar trek, kami semua manusia biasa," ujarnya.
"Kami bisa mengobrol. Tak ada gunanya menciptakan perang ketika tidak dibutuhkan. Di dalam lintasan, semua orang memang mencari ketertarikannya sendiri-sendiri dan bekerja untuk tim masing-masing. Target Ducati adalah merebut gelar dunia, tak peduli dengan 93 atau 63," lanjut Marquez.
Juga Sportif ke Pembalap Lain, Termasuk Jorge Martin
Tak cuma ke rekan setim, Marquez juga menunjukkan sportivitas kepada pembalap-pembalap lain. Contohnya kepada Jorge Martin, yang terus mendapatkan dukungan moral dari Marquez akibat berbagai cedera parah yang dialaminya awal tahun ini usai mengalami tiga kecelakaan horor.
"Ketika cedera, saya selalu bilang saya tak mau ini terjadi kepada siapa pun, apalagi kepada sang juara dunia. Itu alasan saya memberinya semangat. Saya bisa merasakan apa yang ada di pikirannya, tetapi saran saya adalah ia tak perlu ambil keputusan apa pun, entah dia cedera atau tidak," tutup Marquez.
Menjelang MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, 25-27 April 2025, Marquez memimpin klasemen pembalap dengan koleksi 123 poin usai menyapu bersih 4 pole dan 4 kemenangan Sprint, serta meraih 3 kemenangan Grand Prix.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
- Marc Marquez Ogah Ingat Dominasinya pada 2019, Sebut Rivalnya di MotoGP 2025 Lebih Tangguh
- Marc Marquez Berpotensi Koleksi Podium Terbanyak Kedua di MotoGP, Misi Sulit Sikat Rekor Valentino Rossi
- Sedikit Lagi! Marc Marquez Bisa Tembus 100 Pole Position di MotoGP 2025
- Pedro Acosta Ngaku Bakal Merasa Terhormat Jika Jalannya ke Ducati Diblokir Marc Marquez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






