Marc Marquez Tanggapi Ucapan Selamat dari Rossi dan Lorenzo
Anindhya Danartikanya | 9 Oktober 2019 12:25
Bola.net - Bukan rahasia lagi Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo adalah salah dua dari beberapa rival tersengit Marc Marquez di MotoGP. Meski begitu, keduanya sama-sama memberikan selamat kepada rider Repsol Honda tersebut atas kesuksesannya mengunci gelar dunia kedelapan di Buriram, Thailand, akhir pekan lalu.
Dalam wawancaranya dengan MotoGP.com dan berbagai media massa, Rossi menyebut bahwa Marquez layak mendapatkan gelar dunia karena ia memang merupakan rider terkuat. Ia juga menyatakan bahwa Marquez takkan kesulitan menyamai atau bahkan menyalip rekor 9 gelar dunia yang ia punya.
Rossi yakin misi Marquez mematahkan rekornya bakal lebih sulit andai ia tak kehilangan 3 gelar dunia, yang salah satunya ia yakini gagal ia raih akibat persekongkolan antara Marquez dan Lorenzo, seperti yang ia tuduhkan pada kedua rider Spanyol itu pada 2015. Marquez pun menanggapi pernyataan ini di Campus Repsol, Madrid, Selasa (8/10/2019).
Kesalahan Memang Bisa Terjadi

"Ya, tapi Vale mengucapkan selamat kepada saya secara publik, berkata saya memang layak juara karena tampil kuat. Di dunia olahraga, kesalahan memang bisa terjadi dan membuat Anda kehilangan gelar. Saya sendiri ingin mengubah hal macam ini, dengan cara mengurangi kecelakaan," ujarnya via Marca.
Di lain sisi, Marquez justru menyatakan rasa hormat kepada The Doctor. "Bagaimanapun inilah reaksi dari pebalap yang sudah melakukan banyak hal untuk dunia balap dan masih aktif balapan. Saya tahu cara membedakan banyak hal, dan apa yang ia lakukan dalam usia 40 tahun bakal sulit dicapai orang," ungkapnya.
Marquez juga menanggapi ucapan selamat dari sang tandem, Lorenzo, yang musim ini sedang terpuruk karena sulit beradaptasi dengan RC213V dan dirundung banyak cedera. Lewat berbagai media massa, Por Fuera mengakui prestasi Marquez memang luar biasa, meski keduanya juga beberapa kali cekcok.
Rivalitas dengan Lorenzo Hanya di Trek

"Hubungan saya dengan Jorge selalu baik. Ia mengucapkan selamat kepada saya secara publik dan personal. Ia bahkan memberikan ucapan semoga beruntung kepada saya sebelum balapan. Kami profesional dan rivalitas hanya ada di trek, dan ia adalah tandem saya," tutur rider 26 tahun ini.
Marquez juga mendoakan Lorenzo untuk segera kembali bertarung di papan atas. "Tahun ini bukanlah tahun terbaiknya, mengalami banyak cedera. Saya juga mengharapkan yang terbaiknya dan mampu bangkit dari keterpurukan sesegera mungkin," pungkasnya.
Sejak menjalani debut di MotoGP pada 2013 lalu, Marquez pun sukses meraup 6 gelar dunia. Satu-satunya kegagalan Marquez terjadi pada 2015 pula, di mana ia duduk di peringkat ketiga, di belakang Lorenzo yang menjadi juara dunia, dan Rossi yang duduk sebagai runner up.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59




