Marcel Schrotter Akui Didekati Petronas Yamaha SRT untuk MotoGP 2022
Anindhya Danartikanya | 30 Juli 2021 12:27
Bola.net - Pembalap Liqui Moly Intact GP Moto2, Marcel Schrotter, akhirnya mengakui bahwa ia dan Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, memang melakukan diskusi soal peluang naik ke MotoGP 2022. Kepada Speedweek pada Kamis (29/7/2021), Schrotter mengatakan, fakta dirinya berkebangsaan Jerman bisa jadi membantu.
Petronas SRT memang terancam kehilangan dua rider sekaligus. Franco Morbidelli kini jadi calon terkuat pengganti Maverick Vinales di tim pabrikan Yamaha, dan Valentino Rossi sudah memberi sinyal kuat untuk pensiun. Razali belakangan mengakui pihaknya sedang mengamati peringkat 10 besar klasemen Moto2 sampai Seri Assen.
Saat ini, Schrotter pun tengah menjalani musim terbaiknya, duduk di peringkat keenam. Rider berusia 28 tahun ini diketahui menjalani debut Grand Prix secara penuh pada 2010 di GP125, dan telah turun di Moto2 sejak tengah musim 2012. Selama turun di kejuaraan dunia, ia telah mengoleksi lima podium tanpa kemenangan.
Sudah Kontak Tiap Tahun

Kepada MCN, Selasa (27/7/2021), Razali menyatakan dirinya juga melihat opsi dari Moto2 dan WorldSBK. "Kami kini tengah melihat para rider Moto2, dari peringkat 1 sampai 9, di mana Xavi Vierge juga ada di sana. Beberapa tak tersedia, namun lainnya ada juga, seperti Marco Bezzecchi, Joe Roberts, dan Marcel Schrotter," tuturnya.
Schrotter pun membenarkan hal ini. "Seperti yang Razlan bilang, saya ada dalam daftarnya. Secara umum memang sudah ada kontak selama beberapa tahun terakhir, karena Anda harus lihat semua peluang. Saya satu-satunya rider Jerman yang tersisa, dan Dorna Sports tentu ingin melihat saya di MotoGP," ujar sahabat Jack Miller ini.
"Saya sudah kenal Razlan selama beberapa tahun, ia juga bekerja sangat dekat dengan Jurgen Lingg (bos Intact GP) di kejuaraan-kejuaraan junior. Bahkan Jurgen mewakili saya untuk bicara dengan Razlan dari waktu ke waktu. Saya sangat bersyukur Jurgen memberikan dukungannya kepada saya. Ini jelas adalah impian saya," lanjutnya.
Lawan Jake Dixon dan Xavi Vierge
Belum ada rider Jerman yang turun penuh di MotoGP sejak Jonas Folger pada 2017. Dorna sendiri diketahui sedang mencari talenta dari Jerman, Amerika Serikat, dan Inggris untuk meningkatkan ketertarikan penonton. Jake Dixon dari Inggris pun diisukan jadi calon lain bagi Petronas SRT, mengingat ia juga kini tengah membela Petronas Sprinta Racing di Moto2.
Rider kedua Petronas Sprinta Racing, Xavi Vierge, berasal dari Spanyol, dan Razali juga tak menutup kans untuk menggaetnya. Tapi Schrotter juga tak memungkiri status rider Jerman yang ia sandang bisa menguntungkan.
"Tahun ini, saya bicara dengan Razlan secara pribadi dan bertanya apakah timnya sudah punya rencana, apalagi ada gosip Jake bisa jadi opsi dan banyak orang tak suka itu terjadi. Hal ini membuat semua jadi memungkinkan. Mungkin paspor Jerman bisa membantu saya bersaing dengan Xavi atau lainnya," pungkasnya.
Berikut 10 besar klasemen sementara Moto2 2021.
10 Besar Klasemen Moto2 2021 sampai Seri Assen
- Remy Gardner (184 poin) - resmi naik ke MotoGP 2022 bersama Tech 3 KTM Factory Racing
- Raul Fernandez (153) - berpeluang naik ke MotoGP 2022 bersama Tech 3 KTM Factory Racing, juga dikabarkan bertahan di Moto2 bersama Red Bull KTM Ajo
- Marco Bezzeccchi (128) - dikabarkan naik ke MotoGP 2022 bersama Aramco Racing Team VR46
- Sam Lowes (99) - berpeluang bertahan di Moto2 2022 bersama Elf Marc VDS Racing
- Fabio di Giannantonio (73) - resmi naik ke MotoGP 2022 bersama Flexbox Gresini Racing
- Marcel Schrotter (66) - berpeluang bertahan di Moto2 2022 bersama Liqui Moly Intact GP
- Aron Canet (55) - resmi bertahan di Moto2 2022, resmi pindah ke Flexbox 40 HP
- Augusto Fernandez (50) - berpeluang bertahan di Moto2 2022 bersama Elf Marc VDS Racing
- Xavi Vierge (50) - berpeluang bertahan di Moto2 2022 bersama Petronas Sprinta Racing
- Joe Roberts (50) - berpeluang bertahan di Moto2 2022, juga dikabarkan pindah ke Red Bull KTM Ajo
Sumber: Speedweek
Video: Angka Covid-19 Meningkat, Australia Batalkan MotoGP dan Formula 1
Baca Juga:
- Marco Bezzecchi Galau Pilih VR46 atau Petronas SRT, Minta Maaf ke Aprilia
- Link Live Streaming Formula 1 GP Hungaria di Vidio, 30 Juli-1 Agustus 2021
- Jonathan Rea: Say No to MotoGP, Saya Bertahan di WorldSBK
- Fabio di Giannantonio Merinding Bisa Bela Ducati di MotoGP 2022
- Fabio di Giannantonio Ingin Duel dengan Valentino Rossi di MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











