Margin Tipis, Franco Morbidelli Frustrasi Gagal Rebut Gelar Dunia MotoGP 2020
Anindhya Danartikanya | 19 Februari 2021 14:32
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, memang mengusung kepercayaan diri tinggi menyambut MotoGP 2021 usai menjalani musim 2020 dengan performa gemilang. Namun, ia juga tak menyembunyikan rasa frustrasi akibat gagal merebut gelar dunia tahun lalu, yang jatuh ke tangan Joan Mir.
Morbidelli memang terlambat panas memulai 2020, namun performanya melonjak secara signifikan pada tengah musim. Secara total, ia sukses meraih lima podium, yang tiga di antaranya merupakan kemenangan yang ia raih secara dominan. Pelan tapi pasti, ia bahkan mengakhiri musim sebagai runner up.
Lewat MotoGP.com, Jumat (5/2/2021), Morbidelli memang mengaku tak menyangka prestasinya bisa segemerlap ini. Meski begitu, jika melihat jumlah poinnya di klasemen pembalap, anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini merasa kecewa. Pasalnya, ia hanya tertinggal 13 poin saja dari Mir.
Tak Mengira Alami Lonjakan Besar, Tapi...
"2020 tahun yang hebat, saya tak mengira mengalami kemajuan besar. Saya memang mengharapkan hasil lebih baik dari 2019, tapi tak mengira akan lonjakan besar. Pada akhir musim, saya malah begitu dekat dengan gelar dunia, dan saya sama sekali tak mengiranya," ungkap pembalap Italia berdarah Brasil ini.
"Gara-gara ini, saya jadi agak frustrasi, karena saya gagal meraih gelar padahal sangat dekat. Tapi saya lebih bahagia atas apa yang sudah saya raih ketimbang sedih atas apa yang luput dari genggaman saya," lanjut Morbidelli, yang juga merupakan juara dunia Moto2 2017.
Namun, jika melupakan kekecewaan, Morbidelli merasa bangga pada dirinya sendiri. Karena sepanjang 2020, ia memetik begitu banyak pelajaran berharga. Kini dirinya memiliki program latihan fisik dan mental yang lebih baik, dan lebih profesional dalam menghadapi masalah-masalah yang ia hadapi baik di garasi maupun di trek.
Ingin Pertahankan Level Dedikasi yang Tinggi
"Saya mengalami kemajuan besar di berbagai area, entah itu soal kebugaran tubuh, konsentrasi, atau profesionalisme. Saya belajar bahwa dedikasi dan fokus adalah hal yang sangat penting demi tampil baik di MotoGP. Jadi, saya ingin mempertahankan hal ini musim depan," ungkap Morbidelli, yang musim ini akan menjalani musimnya yang keempat di kelas para raja.
Sayangnya, meski menjadi pembalap terbaik Yamaha musim lalu, Morbidelli tak mendapatkan motor terbaru untuk musim 2021. Rider berusia 26 tahun ini akan tetap mengendarai YZR-M1 versi 2019. Ia pun mengaku akan terima-terima saja, namun tak memungkiri mengharapkan adanya perangkat baru dari Yamaha.
"Saya mengakhiri musim lalu dengan mengetahui bahwa saya akan mengendarai motor yang sama untuk tahun ini. Tapi mungkin ada hal yang bisa berubah, entahlah. Tentu saya menginginkan motor dengan spesifikasi yang sama dengan rider lain, namun jujur saja saya masih belum tahu spek apa yang akan saya dapatkan," tutupnya.
Sumber: MotoGP
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- 'Dukungan Teknis Kian Setara, Tim Satelit Juga Bisa Juarai MotoGP'
- 'Valentino Rossi Layak Pensiun di Hadapan Fans, Bukan Tribun Sirkuit yang Kosong'
- KTM: 3 Kali Setim, Miguel Oliveira-Brad Binder Mungkin Takkan Seakur Dulu
- VR46 Pede Luca Marini Sabet Gelar Debutan Terbaik MotoGP 2021
- Foto Corak Baru Motor Valentino Rossi 'Bocor' di Reddit, Diduga Ulah Hacker
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








