Marquez-Crutchlow Tolak Komunikasi Radio di MotoGP
Editor Bolanet | 20 Juli 2016 16:15
Balapan yang digelar secara flag-to-flag dari basah ke kering tersebut, beberapa tim kebingungan memberi informasi soal kapan pebalap harus masuk ke pit untuk mengganti motor, dan pebalap juga tak tahu cara memberitahu timnya mengenai jenis ban apa yang mereka inginkan.
Radio adalah ide buruk. Saya tak bisa membayangkan ada yang berbicara saat saya menikung dalam 320 km/jam. Anda harus menentukan strategi sebelum balapan. Dalam kasus kami, semuanya sudah jelas. Tim kami sudah bekerja keras sejak Australia 2013 (Marquez didiskualifikasi akibat salah petunjuk pitboard), demi mengendalikan segalanya, ujarnya.
Crutchlow pun berkomentar senada. Ia mengaku ogah mendengar petunjuk sang kepala mekanik, Christophe 'Beefy' Bourguignon saat di lintasan. Bahkan ia bergurau tak mau mendengar omelan bos LCR Honda, Lucio Cecchinello. Rider Inggris ini juga yakin dirinya akan kerap menggerutu seperti yang biasa dilakukan pebalap Scuderia Ferrari Formula 1, Kimi Raikkonen.
Bisakah Anda bayangkan Beefy bicara di telinga saya saat saya di lintasan? Ini bukan gagasan bagus. Bahkan akan lebih buruk bila Lucio yang bicara di telinga saya! Saya pasti akan seperti Kimi. Anda pasti bisa membayangkan respon saya. Anda memang tak selalu bisa melihat pitboard, tapi seperti kata Marc, kami sudah punya cukup info untuk membuat strategi, tuturnya.
Rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso menganggap komunikasi radio bisa memperbaiki tingkat keselamatan, namun yakin MotoGP lebih baik tak menggulirkan regulasi ini. Radio tim memang bisa membuat segalanya lebih mudah dan meningkatkan safety. Tapi MotoGP berbeda dengan F1, jadi saya rasa lebih baik seperti adanya saja, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







