'Marquez Hanya Akan Kalah di Situasi Tak Biasa'
Editor Bolanet | 9 April 2015 19:30
- Juara dunia GP500 1983 dan 1985, Freddie Spencer menyakini pebalap Repsol Honda, Marc Marquez punya peluang kembali tampil dominan di MotoGP 2015, meski sempat terpuruk di Qatar dua pekan lalu. Menurut Spencer, Marquez jarang melakukan kesalahan.
Marquez yang merupakan juara dunia 2013 dan 2014, hanya sukses finis kelima di Qatar setelah melebar di tikungan pertama dan kembali ke lintasan di posisi terakhir. Ia pun tak punya kesempatan bertarung dengan Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso.
Marc sangat mungkin kembali dominan. Saya tak akan terkejut bila ia menang lebih banyak dari tahun lalu. Tapi apapun bisa terjadi. Ia bisa dikalahkan karena pebalap juga manusia, tapi itu hanya akan terjadi di beberapa situasi tak biasa, ujar Spencer kepada Cycle World.
Menurut Spencer, rival terberat Marquez adalah duet pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Pria asal Amerika Serikat inipun menyatakan bahwa Rossi dan Lorenzo harus terus memberikan tekanan kepada Marquez bila ingin menang.
Rival harus menekannya. Marc jarang melakukan kesalahan. Marc dan Honda adalah kombinasi tepat. Ia juara dunia, dan motor Honda dirancang sesuai gayanya. Yamaha melakukan hal yang sama pada Vale dan M1. Ia dan Jorge adalah rival terberat Marc, tutup Spencer. [initial]
(cw/kny)
Marquez yang merupakan juara dunia 2013 dan 2014, hanya sukses finis kelima di Qatar setelah melebar di tikungan pertama dan kembali ke lintasan di posisi terakhir. Ia pun tak punya kesempatan bertarung dengan Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso.
Marc sangat mungkin kembali dominan. Saya tak akan terkejut bila ia menang lebih banyak dari tahun lalu. Tapi apapun bisa terjadi. Ia bisa dikalahkan karena pebalap juga manusia, tapi itu hanya akan terjadi di beberapa situasi tak biasa, ujar Spencer kepada Cycle World.
Menurut Spencer, rival terberat Marquez adalah duet pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Pria asal Amerika Serikat inipun menyatakan bahwa Rossi dan Lorenzo harus terus memberikan tekanan kepada Marquez bila ingin menang.
Rival harus menekannya. Marc jarang melakukan kesalahan. Marc dan Honda adalah kombinasi tepat. Ia juara dunia, dan motor Honda dirancang sesuai gayanya. Yamaha melakukan hal yang sama pada Vale dan M1. Ia dan Jorge adalah rival terberat Marc, tutup Spencer. [initial]
Baca Juga:
Schwantz: Rossi Rider Paling Komplit!
Vinales Merasa Kurang Berkontribusi di Suzuki
'Marquez Tetap Favorit Juara MotoGP 2015'
Insiden Qatar, Lorenzo Putuskan Tak Pindah Merek Helm
Bradl: Ducati Takkan 'Permanen' di Podium
Dua Kali Runner Up di Austin, Rabat Bidik Kemenangan
Miller: Juarai Moto3? Quartararo Masih Harus Belajar
Debut di Austin, Melandri Yakin Bakal Kesulitan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Hungaria 2026 di Vidio, 5-7 Juni 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:38
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:18
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
Otomotif 31 Mei 2026, 20:03
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 20:03
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












