'Marquez Harus Dievaluasi, Rossi Beri Dampak Negatif'
Anindhya Danartikanya | 11 April 2018 15:20
Bola.net - - Presiden Federasi Balap Motor Internasional (FIM), Vito Ippolito mengaku sangat geram atas kontroversi yang terjadi di MotoGP Argentina, usai Marc Marquez dan Valentino Rossi mengalami senggolan di Tikungan 13 pada Lap 21 pada Minggu (8/4), yang menyebabkan Rossi terjatuh.
Usai balap, Marquez dijatuhi hukuman 30 detik dan ia pun mendatangi garasi Movistar Yamaha untuk meminta maaf, namun diusir oleh sahabat karib The Doctor, Alessio 'Uccio' Salucci. Setelahnya, Rossi pun 'curhat' kepada awak media soal insiden tersebut, menuduh Marquez menghancurkan MotoGP.
Saya membaca kabar soal peristiwa ini di koran dan saya sangat marah. Saya tidak mau peristiwa semacam akhir 2015 (Sepang Clash) terulang lagi, dan semua peristiwa ini tidak baik bagi olahraga kami, juga untuk dua juara dunia seperti Vale dan Marc, ujar Ippolito seperti yang dilansir GPOne.
Pria asal Argentina ini juga mengaku sepakat dengan opini 15 kali juara dunia, Giacomo Agostini, yang meyakini bahwa Marquez harus mendapat peringatan keras soal ulahnya di lintasan dan menyebut pernyataan Rossi bahwa Marquez berniat sengaja menjatuhkan lawan merupakan tuduhan berlebihan.
Ago benar. Marc pasti tidak dengan sengaja mengincar kaki lawan. Tapi juga benar bahwa ia berkendara dengan agresif, dan atas alasan ini ia harus dievaluasi. Di sisi lain, Vale telah melebih-lebihkan pernyataannya. Dia itu punya banyak penggemar, dan kata-katanya negatif untuk olahraga ini, pungkas Ippolito.
Marquez dan Rossi akan kembali bertemu di lintasan di Circuit of The Americas, Austin, Texas pada 20-22 April mendatang. Pada Jumat (20/4) akan digelar rapat Safety Commission yang diikuti seluruh pembalap MotoGP untuk membahas seluruh insiden yang terjadi di Argentina.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










