Marquez: Kontroversi 2015, Motivasi Rebut Gelar 2016
Anindhya Danartikanya | 25 November 2016 10:45
Bola.net - - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku segala kontroversi yang ia alami dengan Valentino Rossi di penghujung MotoGP 2015 merupakan motivasi terbesar dirinya untuk meraih gelar dunia tahun ini. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya bersama situs resmi kejuaraan balap motor terakbar tersebut.
Menjelang akhir musim 2015, Rossi memang menuduh Marquez sengaja bersekongkol dengan Jorge Lorenzo demi menggulingkannya dari persaingan gelar dunia. Hal ini tentu membuat Marquez kecewa, namun rider berusia 23 tahun ini menyatakan peristiwa ini melecutnya untuk merebut gelar dunia.
Musim dingin 2015 begitu berat. Saat berlatih, yang saya pikirkan hanyalah gelar 2016. Tapi jalannya pramusim begitu sulit, karena saya punya motivasi besar namun performa motor kami begitu buruk. Kami sangat jauh tertinggal dari yang lain dan saya pikir gelar dunia bakal mustahil. Meski begitu, mentalitas saya adalah terus percaya dan berusaha, ujarnya.
Musim ini, Marquez 'hanya' meraih lima kemenangan. Rider asal Spanyol ini mengaku telah belajar mengubah mentalitas. Ia mengaku telah berusaha mengubah gaya balapnya yang ngotot menjadi lebih tenang, serta menyadari kadang kala ada baiknya memilih bermain aman ketimbang terjatuh dan gagal finis.
Salah satu titik penting saya adalah Argentina dan Austin, di mana saya menang, jadi saya merasa lebih baik. Meski begitu, terkadang rasanya sulit menerima ketika rider lain menyalip dan finis di depan saya. Meski begitu saya mulai menyadari bahwa 'bermain aman' memang penting untuk gelar dunia, tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





