Masih Baru di Moto2, Mir Diperebutkan Tiga Tim MotoGP
Anindhya Danartikanya | 21 Mei 2018 15:15
Bola.net - - Nama rider Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Moto2, Joan Mir belakangan ini begitu panas diperbincangkan di kalangan tim-tim papan atas MotoGP. Meski baru menjalani lima balapan di kelas intermediate, rider Spanyol ini langsung dilirik oleh tiga pabrikan MotoGP sekaligus.
Mir yang masih berusia 20 tahun, merebut 10 kemenangan dan gelar dunia di Moto3 tahun lalu. Tahun ini ia pun naik ke Moto2, dan tampil menggebrak di Austin, Texas, usai melorot ke posisi 24 dan justru finis keempat. Di Le Mans, Prancis pada Minggu (20/5), ia sukses merebut podium perdananya usai finis ketiga.
Dalam pekan balap di Austin pula, nama Mir mulai dikaitkan dengan Repsol Honda, diisukan bakal menggantikan Dani Pedrosa. Mir berkali-kali membantah gosip ini, dan menegaskan takkan naik ke MotoGP sebelum merebut gelar dunia di Moto2. Pernyataan yang berlawanan pun disampaikan sang manajer pribadi, Paco Sanchez kepada Crash.net.
Joan ingin naik ke MotoGP dengan tim dan motor yang baik. Ini adalah targetnya Tapi kami harus mendapat kesepakatan lebih dulu. Ini tak mudah, karena masih ada banyak nama besar yang turut andil, yakni Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa dan Andrea Iannone. Selain itu, hanya sedikit motor yang bagus, ujar Sanchez.
Mir sejatinya masih memiliki kontrak multi-tahunan dengan Marc VDS, namun seperti kebanyakan kontrak Moto2, tampaknya ia diperbolehkan hengkang apabila mendapat kontrak pabrikan dari tim MotoGP. Sanchez pun menyatakan ada tiga pabrikan yang tertarik pada Mir.
Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah Honda, Ducati dan Suzuki sangat tertarik padanya. Ia sangat dekat dengan para kandidat unggulan dalam daftar tiga pabrikan ini. Kami berharap bisa mendapat kesepakatan sesegera mungkin, ungkap Sanchez.
Pria yang juga manajer pribadi Maverick Vinales ini bahkan menyatakan Mir nyaris pasti bakal naik ke MotoGP 2019. Joan 90% mungkin naik ke MotoGP tahun depan. Ada banyak opsi, namun selama kontrak belum ditandatangani, segalanya belum berakhir, dan seperti saya katakan, masih ada banyak nama besar harus ambil keputusan, pungkas Sanchez.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










