Maverick Vinales dan Aprilia: Awal yang Positif Meski Tak Sempurna
Anindhya Danartikanya | 24 September 2021 12:49
Bola.net - Maverick Vinales mengakui dua balapan pertamanya bersama Aprilia Racing Team Gresini di MotoGP 2021 memang tak sempurna. Namun, dirinya dan kru terus menemukan sisi positif dan kemajuan bertahap di setiap sesi yang mereka lakoni. Hal ini dinyatakan Vinales kepada Autosport, Kamis (23/9/2021), usai balapan di Misano.
Vinales mulai bergabung dengan Aprilia sejak Seri Aragon usai memilih berpisah secara mendadak dari Yamaha, dan kemudian kembali berlaga di Misano. Dalam balapan di Aragon, Top Gun start dari posisi 19 dan finis di posisi 18, sementara di Misano, ia start ke-10 dan finis ke-13. Meski begitu, Vinales tak fokus pada posisi finisnya.
Mengingat dirinya menjadikan sisa musim ini hanya sebagai masa mempelajari Aprilia usai 4,5 tahun membela Yamaha, Vinales memilih fokus pada catatan waktu dan margin dari pemenang. Dalam MotoGP Aragon, ia finis 27,128 detik dari Pecco Bagnaia, sementara di Misano ia berhasil memangkas margin menjadi 21,258 detik.
Aprilia Bikin Keluar dari Zona Nyaman

Melihat hasil ini, Vinales pun merasa puas atas proses awal adaptasinya dengan Aprilia. "Saya puas. Ini tantangan baru, jadi tentu tantangannya berbeda. Ini jelas membuat saya keluar dari zona nyaman, karena motornya benar-benar berbeda," ungkap pembalap yang juga juara dunia Moto3 2013 ini.
"Motor ini lebih sulit dikendarai dan sulit untuk di ajak bertahan di posisi yang lebih baik. Namun, kami mulai bekerja dengan ketertinggalan 27 detik dari pemenang di Aragon, dan kini kami tertinggal 21 detik. Kami mengalami kemajuan bertahap dan ini paling penting," lanjut pembalap Spanyol tersebut.
Vinales juga mengaku memetik begitu banyak pelajaran penting bersama RS-GP selama pekan balap di Misano. Ia tak malu-malu mengakui belum sepenuhnya nyaman mengendarai motor tersebut hingga mengalami berbagai masalah. Namun, ia menemukan hal positif dari motor itu, yakni grip bannya yang baik.
Grip dan Ritme Balap Baik
"Jujur saja, kami banyak belajar. Jelas kami harus tetap bekerja keras, karena juga jelas saya belum terlalu nyaman di atas motor ini, terutama pada kualifikasi. Selain itu, saat tangkinya penuh, saya mengalami beberapa masalah dalam balapan. Namun, poin positif dari motor ini adalah bannya punya grip yang baik," tuturnya.
"Maksud saya, konsistensinya bagus dan ini sangat penting. Selain itu, ritmenya juga baik. Saya cukup senang. Memang tak sempurna, tapi cukup baik. Jadi, kami akan tetap bekerja. Saya coba berkendara dengan posisi berbeda di tiap lap demi melihat reaksi motor. Saya ingin paham arah yang baik untuk melaju lebih cepat," tutupnya.
Saat ini, Vinales tengah duduk di peringkat kedelapan pada klasemen pembalap dengan koleksi 98 poin, tertinggal enam poin dari sang tandem, Aleix Espargaro, di peringkat ketujuh. Balapan berikutnya adalam MotoGP Austin, yang digelar di Circuit of The Americas (COTA), Texas, Amerika Serikat, pada 1-3 Oktober mendatang.
Sumber: Autosport
Baca Juga:
- Raul Fernandez Dapat Tips dari Dani Pedrosa Saat Jalani Uji Coba MotoGP
- Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Rusia 2021 di Sochi
- Jadwal Live Streaming WorldSBK Spanyol 2021 di Jerez
- 10 Musim Berlaga, Chaz Davies Resmi Umumkan Pensiun dari WorldSBK
- Operasi Arm Pump Lancar, Johann Zarco Tekad Tampil di MotoGP Austin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








