Misi Jorge Lorenzo Bikin Maverick Vinales Lebih 'Galak' di MotoGP, 2-3 Tahun ke Depan Jadi Kans Terakhir

Misi Jorge Lorenzo Bikin Maverick Vinales Lebih 'Galak' di MotoGP, 2-3 Tahun ke Depan Jadi Kans Terakhir
Pembalap Red Bull KTM Tech 3, Maverick Vinales (c) KTM Factory Racing/Sebas Romero

Bola.net - MotoGP Legend, Jorge Lorenzo, mengaku bertekad membuat Maverick Vinales kembali 'galak' dalam menghadapi musim kompetisi 2026. Menurutnya, mentalitas ini tadinya hanya tampak sebelum Vinales berkarier di arena Grand Prix.

Sejak akhir 2025, Vinales memang menggaet Lorenzo sebagai mentor dan pelatih balapnya. Mereka pun menghabiskan liburan musim dingin lalu untuk berlatih. Kini, Lorenzo juga akan mendampingi Vinales di semua tes dan balapan MotoGP 2026.

Bimbingan dan arahan dari Lorenzo diharapkan bisa membantu Vinales meraih hasil baik, mengingat ia langsung nyaman mengendarai motor KTM RC16 awal musim lalu. Lewat MotoGP.com, Lorenzo mengaku melihat kemajuan besar dari 'Top Gun'.

Sebut Maverick Vinales Sempat Kehilangan Motivasi

Sebut Maverick Vinales Sempat Kehilangan Motivasi

Maverick Vinales dan Jorge Lorenzo (c) Instagram/JorgeLorenzo99

"Motivasinya sangat tinggi. Saya tak tahu apakah lebih tinggi dari sebelumnya, karena saya tak bersamanya pada tahun-tahun itu. Saya dengar soal Maverick sejak ia berusia 8, dan ketika ia berusia 15, dan dia selalu jadi pembalap luar biasa, sangat berbakat," ujar Lorenzo.

Pembalap yang pensiun pada akhir 2019 lalu ini pun menyatakan bahwa Vinales harus kembali mengaktifkan insting 'pembunuh' seperti saat ia masih muda. Dengan begitu, motivasi untuk meraih kemenangan juga akan melambung tinggi.

"Semua orang bilang, ketika ia masih kecil, dia adalah seorang 'pembunuh' dan dia benci kalah. Entah bagaimana, saya rasa dalam 5-6 tahun terakhir, dia kehilangan motivasi atau keinginan untuk menang," lanjut sang lima kali juara dunia.

Maverick Vinales Ingin Berdamai dengan Diri Sendiri

Lorenzo menyatakan, mengingat Vinales sudah berkeluarga, maka kariernya di MotoGP mungkin akan lebih singkat karena ingin lebih sering menghabiskan waktu bersama. Alhasil, ia yakin Vinales harus memaksimalkan peluang dalam 2-3 tahun ke depan.

"Usai punya dua anak perempuan dan menghabiskan beberapa tahun bersama mereka dan istrinya, dia paham mungkin 2-3 tahun ke depan akan jadi kesempatan terakhirnya. Jadi, dia ingin memberikan lebih dari 100% untuk berdamai dengan diri sendiri dan melihat apa yang terjadi," pungkasnya.

Sumber: MotoGP