Maverick Vinales Ragu Bertahan di Yamaha, Kini Diincar Ducati
Anindhya Danartikanya | 21 Oktober 2019 16:00
Bola.net - Tujuan utama Maverick Vinales meninggalkan Suzuki Ecstar menuju Monster Energy Yamaha di MotoGP 2017 tak pelak lagi adalah mencari cara lebih menjanjikan untuk meraih gelar dunia. Sayangnya, target tersebut justru belum ia gapai sampai sekarang, yakni tahun ketiganya bersama pabrikan Garpu Tala.
Bukannya mendapat kemudahan menuju status juara dunia, Vinales justru mendapati masalah teknis segambreng pada performa YZR-M1. Sukses meraih 3 kemenangan dalam 5 balapan pertamanya, performa Vinales dan M1 terus merosot, dan ini juga terjadi pada sang tandem, Valentino Rossi.
Sejak itu pula, Vinales juga baru meraih dua kemenangan tambahan, yakni di Australia 2018 dan Belanda 2019. Menjadi satu-satunya pemenang Yamaha selama 2 musim terakhir, ternyata tak cukup membuat Vinales yakin untuk melanjutkan kerja sama ini pada 2021 mendatang.
Usai finis ketiga di Thailand dua pekan lalu, kepada DAZN, Vinales bahkan blak-blakan menyatakan keraguannya untuk bertahan di Yamaha, apalagi melihat garangnya Fabio Quartararo, debutan Petronas Yamaha SRT yang disebut-sebut akan jadi rider utama tim pabrikan dua tahun lagi.
Salah Satu 'Barang Panas'

"Saat ini, saya dan Fabio memang tengah membuat perbedaan. Tapi soal masa depan, tak satu pun orang tahu. Pada akhirnya kami akan harus memilih apa yang terbaik untuk diri sendiri. Saya pun tak tahu apakah bertahan di Yamaha akan jadi keputusan terbaik," ujarnya.
Kontrak semua pebalap pun akan habis pada akhir 2020. Vinales, Quartararo, bahkan Marc Marquez, jelas akan jadi 'barang panas' dalam pasar silly season musim depan. Di antara ketiga rider ini, Vinales jadi rider yang paling sering dirumorkan bakal pindah tim, yakni ke Ducati Team.
Tim asal Borgo Panigale, Bologna, Italia itu sendiri juga mulai mencari-cari rider lain untuk 2021, kemungkinan untuk menggantikan Danilo Petrucci jika hasilnya tak kembali menanjak, atau sebagai langkah antisipasi pensiunnya Andrea Dovizioso dalam usia 35 tahun.
Desas-desus soal pendekatan Ducati terhadap Vinales bahkan sudah tercium di pekan balap Aragon, Spanyol, bulan lalu, yakni setelah Ducati gagal kembali mendapatkan Jorge Lorenzo.
Bisa Terdorong oleh Rossi
Ducati juga punya 2 pebalap muda di Pramac Racing yang menjanjikan, yakni Jack Miller dan Francesco Bagnaia, namun tentu keduanya tak se-'menggiurkan' Vinales, yang sejak anak-anak telah bersaing dengan Marquez.
Hengkangnya Vinales ke Ducati juga bisa jadi bakal terdorong oleh Rossi, yang belum juga menunjukkan tanda-tanda ingin pensiun. Baru-baru ini, rider berusia 40 tahun itu bahkan menunjuk David Munoz sebagai crew chief-nya musim depan.
Apakah Vinales akan benar-benar pergi ke Ducati? Atau bertahan di Yamaha? Atau justru akan kembali ke naungan Suzuki, yang belakangan ini juga dikabarkan bernegosiasi dengannya? Kita nantikan kabar selanjutnya ya, Bolaneters!
Baca Juga:
- Statistik Fabio Quartararo Usai Finis Ketiga MotoGP Jepang
- Quartararo: Tadinya Cuma Bidik 90 Poin, Kini Malah Lampaui Rossi
- Murid Valentino Rossi Muntah di Helm, Gagal Finis di Moto2 Jepang
- Valentino Rossi 'Iri' Marc Marquez Kehabisan Bahan Bakar
- Jadwal Siaran Langsung: MotoGP Phillip Island, Australia 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




