Max Biaggi: Pecco Bagnaia Kendarai Ducati dengan Elegan, Seperti Jorge Lorenzo
Anindhya Danartikanya | 27 April 2021 10:35
Bola.net - Enam kali juara dunia, Max Biaggi, mengaku sangat kagum pada performa rider Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, yang tampil sangat gemilang di tiga seri pertama MotoGP 2021, meski belum meraih kemenangan. Menurut Biaggi, 'Pecco' mengingatkannya pada Jorge Lorenzo. Hal ini ia sampaikan via Corsedimoto, Senin (26/4/2021).
Dalam tiga seri pertama ini, Bagnaia sukses merebut pole di Seri Qatar, dan nyaris dapat lagi di Seri Portimao sebelum lapnya dihapus akibat pelanggaran bendera kuning. Ia juga konsisten ikut memperebutkan kemenangan. ia finis ketiga di Seri Qatar, finis keenam di Seri Doha, dan finis kedua di Seri Portimao.
Kini, Bagnaia berada di peringkat kedua pada klasemen, hanya tertinggal 15 poin dari Fabio Quartararo. Biaggi pun mengaku, saat melihat Bagnaia berlaga, ia teringat pada Lorenzo, yang secara menggebrak mendadak klop dengan Ducati pada 2018 dan meraih tiga kemenangan dominan, usai 1,5 tahun susah payah adaptasi.
Gaya Halus, Tak Agresif Seperti Rider Ducati Lainnya

"Pecco menemukan 'kunci' mengendarai Ducati, seperti yang dilakukan Jorge Lorenzo. Sebagai tambahan pengereman yang agresif namun penuh perhitungan, ia sangat baik dalam menikung, sama seperti Jorge. Ia telah menemukan cara 'menuntun' Ducati, yang tak pernah dilakukan siapa pun sebelumnya," ujar dua kali juara WorldSBK ini.
Pria yang juga empat kali juara dunia GP250 ini juga mengaku kagum Bagnaia bisa menjinakkan Desmosedici dengan gaya balap yang halus, mengingat kebanyakan rider dalam sejarah Ducati selama ini dikenal punya gaya balap agresif. The Roman Emperor pun menyebut gaya balap Bagnaia sangat 'elegan'.
"Pecco mengikuti jalannya sendiri, namun ia tampil seperti Jorge. Ia mengendarai Ducati dengan sangat halus. Banyak rider lain pada masa lalu mengendarai motor itu dengan agresif, pengereman yang ugal-ugalan, ban belakang spin gila-gilaan. Namun, Pecco melakukannya dengan elegan, dan semua orang menyukainya," ungkapnya.
Punya Semua Karakter untuk Jadi Juara Dunia
Komentar senada juga disampaikan Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi. Kepada La Gazzetta dello Sport, Selasa (20/4/2021), Tardozzi mengaku sudah memprediksi gebrakan rider Italia itu sejak lama, dan bahkan menyebut rider berusia 24 tahun itu punya semua karakter untuk jadi juara dunia MotoGP.
"Saya sudah bilang, Pecco akan jadi kejutan. Ia menunjukkan kemajuan mentalitas, makin menyadari kemampuannya. Saat Pecco tiba di Ducati, ia rider paling buruk pada area pengereman dan corner entry. Ia pun bekerja keras memperbaikinya, ia percaya bisa melakukannya, dan kini ia jadi yang terbaik," ujarnya.
Bagnaia pun diharapkan meneruskan warisan apik Andrea Dovizioso dan bahkan meraih gelar seperti Casey Stoner pada 2007. "Pecco punya semua karakter untuk jadi juara dunia. Ia sangat tenang, 'dingin', tapi penuh semangat. Cara berkendaranya juga sangat halus, ia mengendarai 'monster' seolah berkata 'halo'," tutup Tardozzi.
Sumber: Corsedimoto, La Gazzetta dello Sport
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
Marc Marquez Sedih 'Batal' Setim dengan Adik, Paling Senang Setim dengan Dani Pedrosa
Format Baru: 3 Pekan Balap Formula 1 2021 Bakal Gelar Kualifikasi Sprint
Jorge Lorenzo: Marc Marquez dari Planet Lain, Pasti Kembali Perebutkan Gelar MotoGP
Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Portimao, Portugal 2021
Jadwal Pekan Balap MotoGP, Moto2, Moto3, dan MotoE Jerez 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








