Max Biaggi: Valentino Rossi Tak Punya Banyak Kelemahan
Anindhya Danartikanya | 10 Desember 2021 13:10
Bola.net - Baru-baru ini, enam kali juara dunia, Max Biaggi mengenang rivalitasnya dengan Valentino Rossi. Berduel sejak GP500 2000 sampai MotoGP 2004, The Roman Emperor pun melihat bahwa The Doctor tak punya begitu banyak kelemahan. Itulah yang membuat Rossi jadi salah satu pembalap terhebat sepanjang masa.
Rossi dan Biaggi memang diketahui sudah jadi rival pahit sebelum turun di kelas yang sama, yakni ketika Rossi masih di GP125 dan Biaggi di GP250. Perseteruan pun makin memanas ketika Rossi menyusul Biaggi ke GP500 pada 2000. Tak hanya kerap duel di trek, mereka juga kerap bertengkar di luar lintasan.
Baik Rossi maupun Biaggi sama-sama mengakui, rivalitas mereka dipicu oleh media massa yang kerap kali membanding-bandingkan mereka, siapa yang berhak jadi anak emas Italia. Lewat BBC Sport, Biaggi pun mengaku hal ini membuat rivalitas menjadi sangat sengit dan sulit diperbaiki.
Bukan Paling 'Bersih', Tapi Sangat Bertalenta

"Kami menjalani begitu banyak musim bersama dan kami adalah rival. Kami punya berkebangsaan sama, dan ini bikin rivalitas kami jadi sangat nyata. Bersamanya di trek, Anda takkan pernah tahu bagaimana balapan itu akan berakhir. Ia selalu tampil baik sejak start," ujar Biaggi seperti yang dikutip Corsedimoto, Kamis (9/12/2021).
Rossi dan Biaggi uniknya belakangan mengakui sudah saling sapa ketika berjumpa di paddock MotoGP, dan mulai melupakan permusuhan mereka. Alhasil, kini Biaggi tak lagi mau banyak bicara soal perseteruan mereka di luar trek, dan lebih memilih mengingat kenangan manis maupun pahit ketika saling berebut hasil baik.
"Vale tak punya banyak kelemahan, namun menyenangkan bisa balapan melawan rider bertalenta seperti itu. Vale beradaptasi dengan banyak gaya balap. Pengeremannya kuat, bahkan di kondisi basah. Ia bukan rider 'terbersih' karena gaya balapnya memang bukan yang paling 'bersih'. Namun, ia mampu meraih hasil menakjubkan selama 20 tahun," ungkapnya.
Teringat Duel GP500 Australia 2001
Salah satu duel yang diingat Biaggi adalah ketika mereka memperebutkan kemenangan dalam GP500 Australia 2001 di Sirkuit Phillip Island. Kala itu, Rossi menang dengan margin 0,013 detik dari Biaggi usai melakukan aksi salip tak terduga tepat pada lap pemungkas. Melihat ke belakang, Biaggi tak sakit hati, dan malah takjub.
"Saya ingat di Australia, ketika ia menang 0,01 detik. Wow, balapan itu hebat. Saya tak mengira bakal disalip pada lap terakhir dan finis kedua dengan margin yang sangat kecil. Balapan seperti ini membuat adrenalin terpacu. Bahkan pada hari yang buruk, balapan itu tetap hebat. Ribuan orang ada di sana untuk menyaksikan duel yang hebat," tutupnya.
Sebagai bukti bahwa mereka sudah berbaikan, Rossi bahkan sempat mengundang Biaggi untuk ikut balapan La 100km dei Campioni di Motor Ranch, Tavullia, Italia, pada 3-5 Desember lalu. Sayangnya, Biaggi tak bisa memenuhi undangan itu karena harus menghadiri FIM Gala di Monako untuk mengapriesiasi para juara dunia 2020 dan 2021.
Sumber: BBC Sport, Corsedimoto
Baca Juga:
- Selalu Lebih Garang Pakai Motor Besar, Remy Gardner Tekad Teruskan Tradisi di MotoGP
- Makin Serius Geluti Balap Mobil, Valentino Rossi Jajal Mobil Audi GT3 di Valencia
- Verstappen-Hamilton Rebutan Gelar F1 di Abu Dhabi, Siapa yang Dijagokan Para Rival?
- Verstappen-Hamilton Tak Cemas Saling Tabrak di Formula 1 GP Abu Dhabi
- Max Biaggi: Valentino Rossi adalah Pilar Terakhir dari Generasi Saya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aprilia Maklumi Niatan Jorge Martin Pindah ke Honda, Sebut Cederanya Mengkhawatirkan
Otomotif 29 Desember 2025, 14:23
LATEST UPDATE
-
Xavi Difavoritkan Gantikan Enzo Maresca di Chelsea
Liga Inggris 1 Januari 2026, 14:03
-
Manchester United Ingin Pulangkan Scott McTominay dari Napoli
Liga Inggris 1 Januari 2026, 13:33
-
Hubungan Memanas, Enzo Maresca Buka Opsi Tinggalkan Chelsea
Liga Inggris 1 Januari 2026, 13:03
-
Ini Porsi Gaji Marc-Andre ter Stegen yang Siap Ditanggung Girona
Liga Spanyol 1 Januari 2026, 12:33
-
Gagal Dapatkan Semenyo, MU Fokus Kejar Pemain Nottingham Forest Ini
Liga Inggris 1 Januari 2026, 12:04
-
Kylian Mbappe Cedera Lutut, Absen Tiga Pekan dan Pukul Real Madrid
Liga Spanyol 1 Januari 2026, 12:03
-
Susul Zirkzee, Pemain MU ini Juga Bakal Cabut di Januari 2026
Liga Inggris 1 Januari 2026, 11:06
-
Gak Balik ke MU! Napoli Putuskan Permanenkan Jasa Rasmus Hojlund
Liga Inggris 1 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Siap Lepas Joshua Zirkzee ke AS Roma, Tapi Ada Syaratnya!
Liga Inggris 1 Januari 2026, 09:10
-
Jadwal Premier League Malam Ini: Liverpool dan Man City Tanding
Liga Inggris 1 Januari 2026, 08:41
-
Daftar Lengkap Tim Lolos ke Babak 16 Besar Piala Afrika 2025
Bola Dunia Lainnya 1 Januari 2026, 08:29
-
Prediksi Sunderland vs Man City 2 Januari 2026
Liga Inggris 1 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Liverpool vs Leeds United 2 Januari 2026
Liga Inggris 1 Januari 2026, 00:30
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
-
3 Pemain yang Bisa Cabut dari Arsenal pada Bursa Transfer Januari 2026
Editorial 29 Desember 2025, 14:13




