Menangi F1 GP Malaysia, Ricciardo Lega Akhiri Paceklik
Editor Bolanet | 2 Oktober 2016 16:30
Ricciardo memimpin balapan di posisi 1-2 bersama sang tandem, Max Verstappen di Sirkuit Sepang, setelah mesin Mercedes milik Lewis Hamilton meledak pada lap ke-41. Kemenangan ini pun diyakini Ricciardo sebagai 'bayaran' atas kegagalan strategi tim di Catalunya, Spanyol dan Monte Carlo, Monako, serta finis kedua yang ia raih di Singapura.
Balapan ini penuh tantangan, jelas Lewis tengah memimpin balapan ketika mendapat masalah teknis. Jadi saya merasa... sejatinya saya tak terlalu percaya pada hal-hal semacam karma, namun ia menang di Monako, sementara saya meraihnya hari ini. Tidak ada dendam untuk Lewis, ujarnya usai balap.
Pebalap berusia 27 tahun asal Australia ini pun lega mengakhiri paceklik kemenangannya, di mana ia terakhir kali meraih prestasi tersebut di F1 GP Belgia 2014, yang digelar di Sirkuit Spa-Francorchamps.
Rasanya emosional, karena sudah dua tahun sejak kemenangan terakhir saya. Kami sudah beberapa kali begitu dekat dengan kemenangan tahun ini. Dua pekan lalu saya berkata bahwa saya akan memenangkan satu balapan tahun ini, dan hari ini terwujud, pungkasnya. [initial] (gpu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Elkan Baggott, Pejuang di Lini Belakang Timnas Indonesia
Tim Nasional 10 Juni 2026, 09:06
-
Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Tim Nasional 10 Juni 2026, 08:55
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19

















