Menangi Le Mans, Jack Miller: Tolong Cubit Saya, Kayaknya Ini Mimpi!
Anindhya Danartikanya | 17 Mei 2021 09:00
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller, mengaku sulit percaya bisa merebut kemenangan di MotoGP Le Mans, Prancis, pada Minggu (16/5/2021), yang diwarnai begitu banyak drama akibat balapan digelar secara flag-to-flag. Kepada Crash.net, ia mengaku kemenangan ini bagaikan mimpi, apalagi ia juga baru menang di Jerez, Spanyol.
Balapan ini tadinya dimulai dalam kondisi kering, dan Miller yang start ketiga mampu langsung memimpin balapan. Namun, pada Lap 2, ia tersalip oleh sang sahabat, Maverick Vinales. Uniknya, pada Lap 4, hujan mulai turun dan Vinales melorot ke posisi kelima, hingga Miller kembali memimpin, dibuntuti oleh Fabio Quartararo, Alex Rins dan Marc Marquez.
"Jujur saja, saya tak tahu cara menjelaskan balapan ini. Kami melewati kondisi kering, basah, kotor, dan kemudian juga ada angin kencang. Angin jadi faktor utama juga. Ini balapan yang sangat panjang. Saya pikir balapan ini bakal berjalan dalam kondisi kering, namun sekalinya Maverick menyalip saya, gerimis turun," ungkap Miller.
"Kemudian, saya menyalip Maverick. Tapi Fabio menyalip saya lagi, dan saya diserang habis-habisan oleh Monster Energy Yamaha. Tapi saya pikir hujannya akan sedikit saja, ternyata malah deras. Saya dan Fabio bersenggolan di Tikungan 8, tapi di trek lurus hujannya benar-benar deras," lanjutnya.
'Dikerjai' Batas Kecepatan di Pitlane
Pada akhir Lap 5, seluruh rider berganti motor di pitlane, dan Miller keluar di posisi ketiga, meski sebelumnya nyaris terjerembab di gravel Tikungan 11. Ia naik satu posisi usai Marquez terjatuh di Tikungan 14 pada Lap 8. Ia mampu mempertahankan posisi ini meski dapat penalti long lap ganda akibat melanggar batas kecepatan di pitlane.
"Kedua ban saya terkunci (di Tikungan 11), dan saya sengaja masuk gravel. Saya berusaha berhenti di sana dan bikin motor saya belok. Kemudian, saya dapat penalti long lap ganda. Saya tadinya tak percaya dan bertanya apa kesalahan saya. Ternyata jebakan kecepatan Prancis mengerjai saya lagi, jadi saya harus melakukannya," ungkapnya.
Miller mengaku sempat meremehkan penalti long lap, dan tak pernah latihan di Tikungan 8 sepanjang akhir pekan. Saat menjalani long lap pertama, ia pun sempat takut jatuh karena aspalnya sangat licin. Namun, ia menuai pujian karena long lap-nya yang kedua berjalan lebih lancar dan ia tetap bisa mempertahankan jarak dengan Quartararo.
Gores Sejarah Baru Setelah Casey Stoner Pensiun
Miller akhirnya bisa menyalip Quartararo lagi pada Lap 12 di Tikungan 6. Ia melenggang bebas sampai garis finis dan merebut kemenangan. Rider 26 tahun ini pun menjadi rider Australia pertama yang mampu meraih dua kemenangan beruntun di MotoGP sejak Casey Stoner pada 2012. Miller mengaku tak percaya semua ini bisa terjadi.
"Penalti itu mengecoh, saya tak pernah latihan penalti long lap sepanjang akhir pekan. Saat pertama kali melaju di sana, aspalnya terasa tua dan saya pikir bakal licin. Tapi penalti long lap kedua saya sudah 'latihan', jadi lebih cepat. Saya tak banyak kehilangan waktu dari Fabio dan mampu mengejar. Seseorang harus mencubit saya karena saya rasa saya sedang mimpi," pungkasnya.
Kini Miller berada di peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 64 poin, hanya tertinggal 16 poin dari Quartararo yang ada di puncak. Kedua kemenangannya ini membuat Ducati mengusung motivasi tinggi menjelang seri kandang mereka, MotoGP Italia di Sirkuit Mugello pada 28-30 Mei mendatang.
Sumber: Crashnet
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Xabi Alonso: Bikin Kesalahan Soal Cedera Moises Caicedo
Liga Inggris 8 September 2026, 01:21
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



