Menangi MotoGP Jerman, Marquez Kepikiran Motocross
Editor Bolanet | 18 Juli 2016 10:15
Marquez yang start dari pole, tersalip oleh beberapa rival dan sempat keluar lintasan hingga melorot ke posisi 14. Ia pun memutuskan mengganti motor di pit pada lap ke-17 dan memilih ban kering (slick) ketimbang ban intermediate. Pebalap Spanyol ini pun sukses meraih kemenangan.
Awalnya saya memilih ban basah depan yang salah. Saya yakin dengan yang lunak, namun melihat yang lain memakai ekstra lunak, saya segera menggantinya di detik-detik terakhir. Saya begitu kesulitan dan melakukan kesalahan di Tikungan 8. Saya melebar ke gravel dan segera ingat motocross! Kontrol traksi menghalangi, namun saya full gas kembali ke lintasan. Saya ingin ganti motor, tapi menunggu beberapa lap, ujarnya kepada Crash.net.
Keputusan Marquez dan timnya untuk melakukan pergantian motor pun dilakukan pada saat yang tepat, dan uniknya ia dan Repsol Honda tak memilih ban intermediate seperti yang dipilih kebanyakan pebalap. Empat kali juara dunia ini mengaku pihaknya telah 'menghapus' pilihan intermediate sebelum balapan dimulai.
Bagi tim saya, tak ada ban intermediate. Kami hanya memilih basah atau kering. Bagaimana cara memberi tahu mereka bahwa saya ingin ban intermediate atau slick? Jadi menurut saya, slick adalah jawaban yang tepat. Saya mengganti motor karena saya begitu jauh dengan podium. Saya mengambil risiko karena garis balap yang kering sangatlah sempit, dan 2-3 tikungan masih sangat basah. Tapi di sisa lintasan, saya ngotot seperti biasa, tutupnya. [initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






