Mendadak Ungguli Fabio Quartararo di Argentina, Franco Morbidelli Senang Hampir Naik Podium
Anindhya Danartikanya | 4 April 2023 10:58
Bola.net - Di sela keterpurukan Monster Energy Yamaha, yang pusing melihat performa YZR-M1 tak sekompetitif motor rival, Franco Morbidelli tahu-tahu memberi kejutan di MotoGP Argentina. Sepanjang pekan balap di Termas de Rio Hondo, Morbidelli terus mengungguli sang tandem, Fabio Quartararo.
Sejak operasi lutut kiri pada pertengahan 2021, Morbidelli memang seolah-olah kehilangan tajinya. Ia sangat sulit bertarung di posisi 10 besar, meski ia terbukti merupakan juara dunia Moto2 2017 dan bahkan sempat jadi runner up MotoGP 2020 dengan ketertinggalan 17 poin saja dari Joan Mir.
Morbidelli terakhir kali naik podium di MotoGP Jerez 2021, di mana ia finis ketiga bareng Petronas Yamaha SRT. Puluhan seri ia lalui dengan puasa trofi. Namun, kali ini ia justru tampil mengancam, finis keempat baik di sprint race maupun main race, ketika Quartararo kesulitan tampil garang.
Termotivasi, Tapi Tetap Merendah

"Ini akhir pekan terbaik saya usai begitu lama. Saya senang. Kami cepat di berbagai kondisi berbeda, baik setengah-setengah, basah, maupun kering. Ini positif. Meski begitu, saya tetap memijak bumi, saya sadar sangat mudah tampil naik-turun di kategori ini," ujar Morbideli via Crash.net, Senin (3/4/2023).
"Namun, saya akan merangkul hasil ini sebagai tambahan besar rasa percaya diri, bagi saya dan juga tim. Saya pun penasaran untuk melihat apakah kemajuan dan sensasi baik yang saya dapat di sini bisa diteruskan di Austin," ungkap anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy tersebut.
Performa Morbidelli yang apik ini diduga berkat gaya balapnya yang halus sangat cocok dengan lintasan yang memiliki grip rendah. Sebagai catatan, Termas de Rio Hondo tak pernah dipakai untuk event otomotif selama setahun, sehingga treknya berdebu. Selain itu, hujan turun sepanjang akhir pekan.
Akui Johann Zarco Lebih Tangguh Jelang Finis

Meski begitu, dalam main race, usai bertahan di posisi ketiga begitu lama, Morbidelli harus rela dirinya disalip Johann Zarco ketika tersisa tiga lap. Rider Italia berdarah Brasil ini mengakui bahwa ban belakangnya mulai aus jelang finis.
"Sayangnya, saya kesulitan dengan grip ban belakang. Saya sudah mengerahkan segalanya demi bertahan, tetapi potensi Johann jauh lebih besar. Jadi, sayangnya saya tak bisa mempertahankan podium. Saya sangat ingin, tetapi tak bisa," ucapnya.
"Saya sudah dekat dengan podium kemarin [sprint race], dan saya kembali mengendusnya hari ini, tetapi tak cukup bisa meraihnya. Namun, ini pekan balap yang baik untuk saya, dan kami harus terus maju dari sini," pungkas pembalap berusia 28 tahun ini.
Sumber: Crashnet
Baca juga:
Kemenangan Marco Bezzecchi Hibur Pecco Bagnaia Usai Jatuh di MotoGP Argentina
Podium di MotoGP Argentina, Alex Marquez Penuhi Misi Bungkam Mulut Haters
Marco Bezzecchi Sulit Percaya Bisa Menang Bareng Skuad Valentino Rossi
10 Fakta Unik Kemenangan Marco Bezzecchi di MotoGP Argentina: Bikin Bangga Valentino Rossi dan Lione
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














