Mengapa Max Verstappen Pertimbangkan Pensiun Dini dari Formula 1 pada Akhir 2026?
Anindhya Danartikanya | 5 April 2026 13:35
Bola.net - Pembalap Oracle Red Bull Racing, Max Verstappen, sedang mempertimbangkan kans pensiun dari Formula 1 pada akhir 2026. Ia tak menyukai perubahan regulasi teknis mengenai mesin yang diperkenalkan musim ini.
F1 memberlakukan mesin baru dengan manajemen berbeda dari sebelumnya. Mesin-mesin baru ini perlu menjalani proses isi ulang energi dalam satu lap, dengan harapan membuat balapan lebih kompetitif.
Hal ini menyebabkan pembalap kehilangan kecepatan di beberapa bagian trek, terutama di akhir trek lurus, karena daya baterai mesin habis dan mulai mengisi ulang. Verstappen jadi salah satu pembalap yang tidak sreg.
Pertanyaan-Pertanyaan di Benak Max Verstappen

Dalam wawancaranya dengan BBC Sport pada Minggu (29/3/2026) di Suzuka, Jepang, Verstappen tak memungkiri regulasi baru ini bikin ia mempertimbangkan kans untuk pensiun akhir musim nanti.
"Itulah yang saya katakan. Saya memikirkan banyak hal di paddock ini. Secara pribadi saya sangat bahagia. Anda juga menunggu 24 balapan. Kali ini ada 22. Namun, biasanya 24," ungkap pembalap 28 tahun ini.
"Lalu, Anda akan berpikir, apakah itu sepadan? Atau apakah saya lebih menikmati berada di rumah bersama keluarga saya? Lebih sering bertemu teman-teman saya saat Anda tidak menikmati olahraga Anda?" lanjutnya.
Komitmen Masih 100%, Tapi Susah Cari Motivasi
Verstappen juga menegaskan bahwa rasa tidak senang dan pertimbangannya pensiun ini tidak didasari oleh kurang kompetitifnya Red Bull dalam tiga seri pertama musim ini, melainkan benar-benar didasari regulasi baru.
"Saat ini, saya merasa saya berkomitmen 100% dan saya masih berusaha. Namun, cara saya berkata pada diri sendiri untuk mengerahkan 100% kemampuan, menurut saya tidak terlalu sehat saat ini, karena saya tidak menikmati apa yang saya lakukan," pungkasnya.
Verstappen dan pembalap F1 lainnya akan kembali turun lintasan dalam Seri Miami, Amerika Serikat, pada 1-3 Mei 2026, usai Seri Bahrain dan Arab Saudi batal digelar pada bulan April akibat konflik di Timur Tengah.
Sumber: BBC Sport
Baca Juga:
- Lewis Hamilton Senang Comeback ke Papan Atas, Bisa Senang-Senang Lagi di Formula 1
- Veda Ega Pratama Pantang Menyerah, Siap Bangkit Setelah Insiden di Moto3 Amerika 2026
- Kecelakaan di Moto3 Americas Jadi Pelajaran Penting, Veda Ega Pratama Bidik 10 Besar di Jerez
- Tak Ada Rider Nomor 1, Aprilia Bakal Bebaskan Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Duel sampai Akhir Musim
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs PSBS 6 April 2026
Bola Indonesia 5 April 2026, 22:43
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persijap 6 April 2026
Bola Indonesia 5 April 2026, 22:38
-
Jadwal Lengkap Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 5 April 2026, 17:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

















